Akurat Logo

Puan Maharani Sudah Berkomunikasi Dengan Andika Perkasa Dan Arsjad

Atikah Umiyani | 4 Juli 2023, 12:35 WIB
Puan Maharani Sudah Berkomunikasi Dengan Andika Perkasa Dan Arsjad

AKURAT.CO Ketua DPP PDIP Puan Maharani disebut sudah berkomunikasi dengan eks Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa dan Ketua Umum Kadin, Arsjad Rasjid. Komunikasi yang dimaksud terkait dengan proses pembentukan Tim Pemenangan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024.

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat menyebutkan, kendati komunikasi sudah dibangun, tim pemenangan belum urgen untuk dibentuk karena Ganjar masih mencari pendamping. Artinya tim pemenangan ini bakal diketahui setelah pendaftaran pasangan capres-cawapres ke KPU.

"Kalau Pak Andika sudah, Pak Arsjad juga sudah pasti. Komunikasi kita kan baik, PDIP kan partai yang inklusif dan Mbak Puan komunikasinya sangat baik," kata Djarot, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/7/2023).

Tim pemenangan, kata Djarot, nantinya memiliki tugas untuk menjangkau banyak kalangan untuk memenangkan Ganjar. Puan dianggap mampu menyusun formulasinya. 

"Diharapkan tim kampanye nasional betul-betul solid, kompak dan bisa menjangkau berbagai macam segmen masyarakat, tokoh masyarakat sampai dengan anak-anak muda," tuturnya.

Selain Puan, Tim Pemenangan Ganjar juga menjadi wewenang Ketua DPP PDIP Prananda Prabowo atau akrab disapa Nanan. Putra-putri Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri itu bakal menyusun tim bersama ketum-ketum parpol pendukung Ganjar nantinya. Sejauh ini, Ganjar telah didukung PDIP, PPP, Hanura dan Perindo. 

Djarot tidak dapat memastikan siapa nantinya yang bakal memimpin tim pemenangan, apakah Andika atau Arsjad. Namun dia menegaskan, tim pemenangan nantinya diurus oleh Puan dan Nanan. 

"Sekarang kita masih menjaring, kemudian mengevaluasi mendalami tokoh-tokoh dan ini menjadi ranahnya Mbak Puan, Mas Nanan bersama-sama partai pendukung untuk mengevalusi dan membentuk tim kampanye nasional," katanya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.