Akurat Logo

Penculikan Dan Penembakan, Peristiwa 98 Yang Membekas Di Ingatan Ganjar Pranowo

Sudjarwo | 13 Mei 2023, 21:43 WIB
Penculikan Dan Penembakan, Peristiwa 98 Yang Membekas Di Ingatan Ganjar Pranowo

AKURAT.CO Bakal calon presiden Ganjar Pranowo masih mengingat tragedi kelam di tahun 1998 lalu.

Gubernur Jawa Tengah itu mengaku ikut turun ke jalan dan menggelar aksi ke Ibu Kota Jakarta.

Hingga kini dirinya menjadikan peristiwa penculikan dan penembakan yang terjadi sebagai tragedi tak terlupakan.

Ganjar mengungkapkan hal itu ketika menghadiri pameran foto Peringatan 25 Tahun Reformasi yang digelar di Graha 98, Jakarta, Sabtu (13/5/2023).

Sebagai aktivis Universitas Gadjah Mada (UGM) ketika itu, Ganjar ingin mengunjungi korban dari mahasiswa Universitas Trisakti, Jakarta.

"Tembak-tembakan, culik-culikan, semua berkesan," katanya. 

Peristiwa 98 memakan banyak korban bukan hanya mahasiswa dan aktivis yang tak sedikit dinyatakan hilang. Sebagian warga juga menjadi korban dari kerusuhan Mei 98 di Jakarta.

Total jumlah korban menurut Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) secara akumulasi lebih dari 1.000 orang, mencakup perempuan-perempuan Tionghoa yang mengalami kekerasan seksual.

Ganjar mengakui Reformasi menjadi peristiwa penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Peristiwa berdarah memaksa perubahan drastis pada pemerintahan yang dampaknya mulai terasa sekarang ini, khususnya mengenai reformasi birokrasi.

Sekalipun begitu dia mengakui masih banyak agenda Reformasi yang belum tercapai, khususnya dalam hal korupsi yang menjadi salah satu tuntutan kala itu.

"Itu yang jadi PR (pekerjaan rumah) bersama hari ini oleh semuanya," kata Ganjar.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.