Akurat Logo

Tsamara Ngamuk Lihat Cuitan Said Didu dan Panca Lecehkan Rahayu Saraswati

| 7 September 2020, 12:02 WIB
Tsamara Ngamuk Lihat Cuitan Said Didu dan Panca Lecehkan Rahayu Saraswati

AKURAT.CO, Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Tsamara Amany Alatas menyebut Politikus Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana tidak paham dengan isu pelecehan seksual.

Tsamara juga menyoroti Panca yang tidak mengakui kesalahannya dalam cuitan 'Paha calon wakil walikota Tangsel itu mulus banget'.

Dimana Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan yang dimaksud adalah Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.

"Sosok seperti ini harus dievaluasi keberadaannya, @PDemokrat. Politisi yang tidak paham isu seperti pelecehan seksual dan tidak mau mengakui kesalahannya adalah contoh buruk. Berbeda itu bagus, tapi tidak boleh ada toleransi terhadap pelecehan seksual!" tulis @TsamaraDKI di Twitter yang dikutip AKURAT.CO, Senin (7/9/2020).

Sebelumnya, Panca merasa cuitan 'Paha calon wakil walikota Tangsel itu mulus banget' bukan merupakan pelecehan seksual.

"Tidak," kata Panca seperti yang dilansir dari detik.

Panca bahkan belum terpikirkan untuk meminta maaf kepada khalayak. "Belum saya pikirkan," katanya.

Tsamara sebelumnya tidak hanya menyoroti cuitan Panca, tapi juga Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Said Didu.

Karena Said Didu turut merespon cuitan Panca. "Huzzz–no pict hoax," tulis @msaid_didu.

Dari percakapan tersebut, lantas Tsamara memberikan kritikan pedas. Tsamara mengatakan mestinya yang dibahas itu pencalonan Rahayu di Pilwalkot Tangerang bukan tubuhnya.

"Tanpa malu melecehkan perempuan seperti ini. Lalu merasa suci, merasa bisa “menyelamatkan” bangsa ini. Jangankan menyelamatkan bangsa, menghargai perempuan saja tidak bisa. Alih-alih menilai/mengkritik @RahayuSaraswati dari track record dan kinerja, malah sibuk cari cara melecehkan," ujar Tsamara.

Tsamara juga mentautkan cuitan Said Didu. Tidak peduli publik berkata apa, Tsamara mencantum bukti agar dapat terlihat bahwa Said Didu benar membuat cuitan yang mengarah pada pelecahan.

"Untuk yang bilang screenshot itu editan dan nggak asli, monggo ya. Saya gak peduli orangnya siapa. Yang saya tau pesan yang ada di sini salah 100% dan jelas pelecehan seksual terhadap perempuan," kata dia.

Rahayu juga sudah memberikan komentar terkait dirinya yang diduga dilecehkan. "Pelecehan tidak ada hubungannya dengan afiliasi politik, beda pilihan politik bukan berarti bisa dilecehkan, atau karena saya perempuan bukan berarti bisa dilecehkan, pelecehan hanya dilakukan oleh mereka yang berjiwa kerdil dan pengecut," tulis @RahayuSaraswati.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.