Akurat Logo

Politik Transnasional: Ketika Batas Negara Tak Lagi Membatasi Pengaruh

Eko Krisyanto | 5 Oktober 2025, 22:09 WIB
Politik Transnasional: Ketika Batas Negara Tak Lagi Membatasi Pengaruh

AKURAT.CO Politik transnasional mengacu pada dinamika politik yang melibatkan aktor, organisasi, atau gerakan lintas negara.

Tak hanya memengaruhi kebijakan dan hubungan internasional, fenomena ini juga berdampak signifikan pada politik domestik, mulai dari regulasi, diplomasi, hingga interaksi sosial di berbagai negara.

Berbeda dari politik internasional tradisional yang berfokus pada hubungan antarnegara, politik transnasional melibatkan aktor non-negara—seperti perusahaan multinasional, LSM, gerakan sosial, hingga diaspora—yang aktif memengaruhi kebijakan dan opini global.

Beberapa contoh politik transnasional:

Baca Juga: 5 Ide Bisnis Online Minim Risiko untuk Pemula di 2025

  • Perusahaan multinasional beroperasi lintas negara, memengaruhi kebijakan ekonomi global tanpa terikat yurisdiksi nasional tertentu.

  • Gerakan sosial internasional, misalnya hak asasi manusia, perubahan iklim, atau feminisme, menekan pemerintah untuk mengubah kebijakan.

  • Diaspora dan komunitas migran memainkan peran dalam memengaruhi kebijakan di negara asal maupun negara tujuan melalui mobilisasi sosial dan politik.

  • Organisasi non-pemerintah internasional (LSM) bergerak di bidang kemanusiaan, lingkungan, dan hak sosial untuk mendorong perubahan kebijakan di tingkat nasional maupun global.

Politik transnasional mencerminkan era globalisasi yang semakin intens.

Batas negara tak lagi menjadi penghalang utama bagi aktor-aktor lintas negara untuk membentuk arah politik dan sosial, membuka ruang baru bagi pengaruh global yang dinamis dan kompleks.

Laporan: Aqila Shafiqa Aryaputri/magang

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.