Aktivis 1998 Apresiasi Semangat Pro Rakyat Prabowo: Lagu Internasionale Simbol Perjuangan

AKURAT.CO Aktivis 1998 yang juga politisi PDI Perjuangan (PDIP), Masinton Pasaribu, mengapresiasi semangat pro rakyat dan keberpihakan terhadap buruh yang ditunjukkan Presiden Prabowo Subianto.
Salah satunya melalui momen ketika Prabowo menyanyikan lagu Internasionale—lagu perjuangan buruh sedunia—beberapa waktu lalu.
“Semoga bukan hanya sebatas lagu. Tapi kalau saya lihat, program-program Pak Prabowo sangat marhaenis, pro rakyat kecil, sosialistik,” kata Masinton usai acara Sarasehan Aktivis Lintas Generasi: Memperingati Reformasi 1998 di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Rabu (21/5/2025).
Bupati Tapanuli Tengah itu menekankan pentingnya program pro rakyat menjadi fokus utama pemerintahan Prabowo ke depan.
Ia menilai, lagu Internasionale mencerminkan nilai solidaritas global dan semangat perjuangan rakyat kecil.
“Lagu itu menampakkan semangat solidaritas, persaudaraan, dan perjuangan untuk bangkit dari ketertindasan. Buruh sedunia bersatu memperjuangkan keadilan dan hak-hak rakyat kecil,” ujarnya.
Masinton juga mendorong pemerintah untuk mentransformasikan demokrasi Indonesia dari sebatas demokrasi politik menuju demokrasi ekonomi yang berkeadilan.
Baca Juga: Habiburokhman: Prabowo Seperti Punya Indra Keenam, Tahu Siapa yang Berniat 'Mengolah'
“Setelah 27 tahun reformasi, demokrasi politik sudah berjalan—ada banyak partai, kebebasan bersuara dan berserikat. Tapi demokrasi ekonomi masih dikendalikan kekuatan oligarki dan pemodal,” jelasnya.
Ia menilai, pemerintahan Prabowo harus berani melakukan akselerasi untuk mendorong pemerataan dan keadilan ekonomi.
“Sekarang saatnya mendorong pemerintah mempercepat transformasi ke arah demokrasi ekonomi yang berpihak pada rakyat,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








