PDIP Belum Ganti Sekjen Pasca Hasto Ditahan KPK, Puan: Itu Hak Prerogatif Ketum

AKURAT.CO Hingga kini, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) belum menunjuk pengganti Hasto Kristiyanto sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) pasca-penahanannya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, menegaskan bahwa keputusan terkait pergantian atau mempertahankan struktur DPP merupakan hak prerogatif Ketua Umum (Ketum) Megawati Soekarnoputri.
"Kalaupun ada pergantian, itu merupakan hak prerogatif dari Ketum," kata Puan saat ditemui di DPR RI, Jakarta, Selasa (11/3/2025).
Ia menambahkan, belum adanya penunjukan pelaksana tugas (Plt) atau Sekjen pengganti didasarkan pada berbagai pertimbangan internal partai.
"Jadi kenapa belum, kenapa sudah, kenapa akan, kenapa ditambah dan lain-lain, tentu saja ada pertimbangan internal. Nantinya akan diputuskan apakah perlu atau tidak," jelasnya.
Baca Juga: Idul Fitri 2025 Berapa Hijriah? Simak Penjelasannya di Sini
Puan menjelaskan, perubahan struktur kepengurusan DPP PDIP biasanya dilakukan melalui kongres partai, yang merupakan forum tertinggi dalam pengambilan keputusan. Kongres PDIP sendiri digelar setiap lima tahun sekali.
"Pergantian di struktur DPP partai dilakukan melalui kongres, karena sebelumnya para pengurus dipilih dalam forum tersebut," ujarnya.
Sebelumnya, PDIP merencanakan kongres digelar usai bulan puasa pada April 2025. Namun, hingga kini DPP belum memutuskan waktu pastinya karena masih fokus menjalankan ibadah Ramadan.
"Waktu itu memang kami menyampaikan akan dilaksanakan pada bulan April, tapi sekarang masih dalam masa puasa. Jadi kita selesaikan dulu ibadah puasa menuju Lebaran," ujar Puan.
Ia memastikan, keputusan terkait waktu kongres akan segera dibahas bersama Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
"Kami di DPP tentu akan melaksanakan rapat bersama Ketua Umum untuk memutuskan kapan kongres akan digelar," tandasnya.
Baca Juga: Bobon Santoso Mualaf, Ustaz Derry Sulaiman Ceritakan Perjalanan Spiritualnya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi






