Kedekatan Elite dengan Oligarki Bikin Budaya Parpol Makin Tak Beretika

AKURAT.CO Peneliti senior Universitas Paramadina, Herdi Sahrasad, mengutarakan kekhawatiran demokrasi internal di partai politk. Sebab, budaya yang terlanjur terbentuk di dalam partai kian tak beretika dan nilai-nilai cenderung tidak dihormati elite partai politik.
"Meskipun ada struktur dalam partai tapi tidak mengandung muatan etik dan nilai-nilai demokratis. Demokrasi internal di dalam parpol saat ini hampir mustahil karena yang bermain adalah oligarki," kata Herdi Sahrasad dalam diskusi panel LP3ES bersama Universitas Paramadina yang bertajuk 'Demokrasi Internal dan Oligarki Internal' yang dikutip, Sabtu (28/9/2024).
Baca Juga: SBY Ingatkan Bahaya Jika Ada Lebih dari Satu Matahari di Negara dan Partai Politik
Menururtnya, penyebab terjadinya kemunduran itu tidak lain karena ketua parpol sangat bergantung kepada pemodal atau bahkan tunduk dan patuh demi memuluskan kepentingan para elite dan jajaran.
"Hal itulah yang membuat demokrasi kepartaian selama 20 tahun terkahir menjadi tanpa moral etik dan nilai juga tanpa rule of low," ujarnya.
Menurutnya, demokrasi Indonesia saat ini sedang berada pada krisis yang sukar diobati. Sebabnya, tidak lain karena demokrasi menjadi transaksional.
"Akibatnya pergerakan ekonomi nasional tidak terkontrol dan parlemen pun menjadi disfungsional peran kontrolnya. Yang kemudian terjadi korupsi yang luar biasa, KKN dan utang yang saat tinggi hampir 10.000 triliun," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 10Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu








