DPP Persaudaraan 98 Kecam Tindakan Premanisme terhadap Sekjen DPP AMPI

AKURAT.CO Tindakan kekerasan atau premanisme terhadap Sekjen DPP Angkatan Muda Pembaharuan (AMPI), Ahmad Andi Bahri, dalam rapat pleno AMPI beberapa waktu lalu, sepantasnya mendapat kecaman keras.
“Kami sangat sesali sekaligus mengutuk oknum-oknum yang dengan sengaja melakukan tindak kekerasan kepada saudara Ahmad Andi Bahri, karena telah menciderai semangat kekeluargaan, persaudaraan dan demokrasi. Justru tindakan oknum tersebut menurunkan harkat dan marwah AMPI sebagai organisasi yang telah mapan dan moderen," kata Ketua Umum DPP Persaudaraan 98, Wahab Talaohu, kepada Akurat.co, Minggu (15/9/2024).
Ahmad Andi Bahri memang dikenal sebagai Aktivis 98 dan pengurus DPP Persaudaraan 98. Organisasi ini terlibat aktif dalam pemenangan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024.
Baca Juga: Baim Wong: Tidak Ada Pernikahan yang Mudah Dijalani
Wahab melanjutkan, perbedaan pikiran bahkan perbedaan faksi politik adalah dinamika biasa dalam sebuah organisasi, terlebih di AMPI.
Karena itu, pihaknya sangat menyesalkan ada oknum-oknum yang telah bertindak di luar batas kewajaran.
“Kita semua menghargai AMPI sebagai entitas organisasi dan menghormati dinamika internal yang ada. Justru kami mendukung AMPI agar menentang tindak premanisme yang tidak sejalan dengan semangat persaudaraan dan demokrasi yang seharusnya dijunjung tinggi oleh setiap organisasi," ucap Wahab.
Menurut Wahab, kekuatan dan soliditas sebuah organisasi terletak pada sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan.
Segala bentuk ancaman, teror, intimidasi dan kekerasan fisik adalah cara-cara purba yang kontra produktif dan bertentangan dengan semangat zaman semakin egaliter, demokratis dan humanis.
Baca Juga: Candra Terduga Penipu Bunga Zainal Dicecar 33 Pertanyaan
“DPP Persaudaraan 98 meminta kepada semua pihak untuk dapat menuntaskan masalah ini dan tidak bersikap permisif karena akan menjadi preseden buruk bagi demokrasi di Indonesia. Karena kita semua harus solid dan fokus mewujudkan Indonesia emas 2045," kata Wahab.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







