Masuk Bursa Cagub Jakarta, Heru Budi Hartono: Hari Esok Penuh Misteri

AKURAT.CO Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, digadang layak maju dalam kontestasi Pilkada Jakarta 2024.
Bahkan namanya masuk dalam Lembaga Arus Survei Indonesia (ASI) mengungguli mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Heru mengatakan bahwa perihal cagub DKI Jakarta dirinya menyerahkan semuanya pada takdir baik.
Sebab, baginya, segala yang terjadi dalam perjalanan hidup masih menjadi sebuah misteri.
"Hari esok itu penuh misteri biarlah alam semesta yang menjawab," kata Heru kepada wartawan di Jakarta, Senin (13/5/2024).
Sebelumnya, Lembaga ASI mencatat elektabilitas Heru mengungguli Ahok.
Baca Juga: Survei ASI: Elektabilitas Heru Budi Hartono Ungguli Ahok, Masuk Top Of Mind Pilgub DKI Jakarta 2024
Survei bertemakan Persepsi Publik Terhadap Isu Sosial Ekonomi & Peta Elektoral Pilkada DKI Jakarta 2024 yang dilaksanakan pada 23-29 April 2024 di DKI Jakarta melalui wawancara tatap muka.
Direktur Eksekutif ASI, Ali Rif'an, mengatakan, pihaknya menggunakan metode multistage random sampling dalam penarikan sampel dengan melibatkan 400 responden.
Hasil survei mendapati margin of eror plus minus 4,9 persen dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
Ali menuturkan, dalam pertanyaan terbuka terkait cagub Jakarta 2024, sejumlah nama masuk dalam peta elektoral Pilkada Jakarta.
"Anies Baswedan (19,8 persen), Ridwan Kamil (15,8 persen), Heru Budi Hartono (7,8 persen), Basuki Tjahaja Purnama (5,8 persen), Ahmad Sahroni (3,5 persen), Tri Rismaharini (1,8 persen), Kaesang Pangarep (1,6), Ahmad Riza Patria (0,8 persen), Bima Arya (0,5 persen) dan Mardani Ali Sera (0,5 persen)," jelasnya pada Selasa (7/5/2024).
ASI juga menggunakan simulasi 15 nama bakal cagub Jakarta. Hasilnya, Ridwan Kamil memperoleh 30,5 persen, Anies Baswedan (29,0 persen), Heru Budi Hartono (7,0 persen), Ahmad Sahroni (6,8 persen), Tri Rismaharini (4,0 persen), Ahmad Riza Patria (2,8 persen) dan Kaesang Pangarep (2,0 persen).
Kemudian Erwin Aksa (1,8 persen), Abdullah Azwar Anas (1,5 persen), Mardani Ali Sera (1,3 persen), Bima Arya (0,5 persen), Ahmed Zaki Iskandar (0,3 persen), Airin Rachmi Diany (0,3 persen), Bahlil Lahadalia (0,3 persen) dan Hendrar Prihadi (0,3 persen).
Sementara, responden yang tidak tahu atau tidak menjawab sebanyak 12,0 persen.
"Terkait simulasi 10 nama bakal calon gubernur DKI Jakarta 2024, Ridwan Kamil 39,3 persen, Heru Budi Hartono (9,7 persen), Ahmad Sahroni (9,5 persen), Tri Rismaharini (5,5 persen), Ahmad Riza Patria (4,5 persen), Kaesang Pangarep (3,5 persen), Mardani Ali Sera (3,3 persen), Ahmed Zaki Iskandar (2,0 persen), Bahlil Lahadalia (2,0 persen) dan Bima Arya (2,0 persen)," kata Ali.
Kendati demikian, ASI mencatat sebanyak 59,0 persen warga Jakarta mengaku masih mungkin mengubah pilihan atau swing voters terkait Pilkada Jakarta 2024.
Sementara yang mengatakan tidak akan berubah (strong voters) ada 32,3 persen dan yang tidak tahu atau tidak jawab 8,8 persen.
Dalam survei ini ASI juga mencatat tren yang paling mempengaruhi pilihan cagub Jakarta 2024.
Pertama, melihat kinerja dan pengalaman kandidat (37,3 persen) adalah latar belakang yang paling banyak dipilih, disusul visi misi dan program kandidat (19,3 persen).
Kedua, karakter personal kandidat (13,5 persen), agama yang dianut kandidat (12,5 persen) dan kualitas/kompetensi kandidat (8,0 persen), kemudian 3,5 persen tidak tahu atau tidak menjawab.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi








