Akurat Logo

Wanti-wanti PDIP Oposisi, Jokowi Diprediksi Pilih Golkar Demi Amankan Pemerintahan Gibran

Atikah Umiyani | 3 Mei 2024, 12:26 WIB
Wanti-wanti PDIP Oposisi, Jokowi Diprediksi Pilih Golkar Demi Amankan Pemerintahan Gibran

AKURAT.CO Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza menilai, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak akan sembarangan dalam memilih partai pasca dirinya tidak lagi diakui sebagai kader oleh PDI Perjuangan.

Efriza mengatakan, satu-satunya partai yang paling potensial dipilih Jokowi yaitu Partai Golkar. Sebab, partai berlambang beringin tersebut dinilai punya bargaining politik yang besar dan tidak berbeda jauh dengan PDIP.

"Jokowi dari PDIP partai besar, partai lama, menuju ke Golkar artinya tidak ada penurunan posisi tawarnya yang karirnya akan segera berakhir, sebab Golkar adalah partai besar, partai lama, dan identik dengan partainya pemerintah," kata Efriza kepada Akurat.co, Jumat (3/5/2024).

Baca Juga: PDIP Harap MPR Tak Lantik Prabowo-Gibran, Pakar: Hal Konyol

Bukan tanpa sebab, Efriza mengatakan, pilihan Jokowi lebih berat ke Golkar karena partai ini dinilai bisa menjadi tulang punggung bagi pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Apalagi, pemerintahan Prabowo-Gibran akan menghadapi tantangan yang besar, terutama jika PDIP tetap konsisten dengan pilihan politiknya saat ini, yakni untuk berada di luar pemerintahan yang akan datang.

"Golkar juga diyakini oleh Jokowi lebih dapat menjamin pemerintahan anaknya, Gibran. Jadi akan lebih tenang menghadapi situasi panas dari PDIP yang jika memilih sebagai oposisi," ujarnya.

Oleh karena itu, Efriza menilai Jokowi tidak sembarangan dalam memilih partai. Karena banyak hal yang menjadi pertimbangannya, terutama soal menjaga kondusifitas pemerintahan bagi anaknya.

"Ini menunjukkan Jokowi memang matang memilih dan menentukan pilihan partai lainnya jika ia ingin kembali sebagai kader partai, jika melepaskan KTA-nya sebagai kader PDIP," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.