Akurat Logo

PDIP Sebut Jokowi-Gibran Bukan Lagi Kader, Zulhas: Enggak Usah Repot, Ada Rumahnya PAN

Paskalis Rubedanto | 23 April 2024, 16:15 WIB
PDIP Sebut Jokowi-Gibran Bukan Lagi Kader, Zulhas: Enggak Usah Repot, Ada Rumahnya PAN

AKURAT.CO Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan (Zulhas), merespons pernyataan pihak PDIP kalau Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil presiden terpilih 2024, Gibran Rakabuming Raka, bukan lagi kader PDIP.

Zulhas mengatakan, baik Jokowi maupun Gibran, tidak usah khawatir karena ada keluarga PAN yang selalu terbuka untuk keduanya.

"Jokowi-Gibran enggak sudah repot-repot. Keluarga Jokowi keluarga PAN, PAN keluarga Jokowi, sudah jelas terang sudah ada rumahnya Partai Amanat Nasional," katanya dalam acara Media Lunch Ketum PAN, di Kantor DPP PAN, Jakarta, Selasa (23/4/2024).

Baca Juga: Prabowo-Gibran Pimpin Indonesia Hingga 2029, PDIP-NasDem Sebaiknya Jadi Oposisi

Setelah itu, saat ditanyai tentang hal tersebut, Zulhas juga mengaku akan ada agenda ke Solo dalam waktu dekat, yang seperti diketahui saat ini Gibran merupakan Wali Kota Solo.

"Saya waktu dekat ada agenda ke Solo. Ada acara, ada agenda Kemendag. Biasanya kalau ke Solo saya mampir ke Gibran, biasanya," tutur Zulhas.

"Enggak (ada agenda khusus). Agenda Kemendag. Yang itu biasanya kalau ada Wali Kota saya ketemu. Biasanya diajak makan soto," tutupnya.

Sebelumnya, Ketua DPP Bidang Kehormatan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Komarudin Watubun, menegaskan Gibran bukan lagi bagian dari PDIP sejak awal ia memutuskan maju sebagai Cawapres.

"Gibran itu sudah bukan kader partai lagi saya, sudah bilang sejak dia ambil putusan itu," jelasnya, di Jakarta, Senin (22/4/2024).

Termasuk Presiden Jokowi, Komar juga menganggap Kepala Negara juga tidak mungkin masih menjadi bagian dari PDIP.

"Ah orang sudah di sebelah sana, bagaimana mau dibilang bagian masih dari PDI Perjuangan, yang benar saja," tutup Komar.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.