Akurat Logo

Jokowi Bertemu Prabowo-Airlangga, PDIP: Jangan Didorong Kepentingan Partisan

Roni Anggara | 6 Januari 2024, 19:20 WIB
Jokowi Bertemu Prabowo-Airlangga, PDIP: Jangan Didorong Kepentingan Partisan



AKURAT.CO PDIP berharap pertemuan Presiden Jokowi bersama Prabowo Subianto dan Airlangga Hartarto bukan dilatari kepentingan partisan, tetapi untuk kepentingan bangsa dan negara. Pasalnya, Prabowo bukan hanya Ketum Gerindra dan capres, tetapi juga menhan, begitu pula Airlangga yang menjabat menko perekonomian.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengingatkan, sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan, Presiden Jokowi diwajibkan mengikuti norma-norma yang berlaku. Jokowi tentunya harus sadar posisi dengan menempatkan diri menjelang momen pencoblosan pada 14 Februari 2024.

"Ketika ada pemimpin yg seharusnya netral tetap tidak netral maka rakyat yang semakin cerdas akan menyampaikan sikapnya," kata Hasto, di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Sabtu (6/1/2024).

Baca Juga: Makan Malam Jokowi-Prabowo Bukan Sebatas Simbol Dukungan

Hasto mengingatkan pula peninggalan terbesar presiden yang dibutuhkan yakni, memastikan pemilu berjalan demokratis, jujur dan adil. Maka sikap dan aksi presiden juga harus adil, tidak mengistimewakan sosok atau kandidat tertentu.

"Jangan untuk kepentingan partisan itulah yang diharapkan PDI Perjuangan," kata politisi asal Yogyakarta.

Baca Juga: Hari Jadi Tak Dihadiri Jokowi, PDIP Ingin Menang Bersama Rakyat

Hasto turut menanggapi ketidakhadiran Presiden Jokowi dalam gelaran peringatan HUT ke-51 PDIP yang bakal digelar pada 10 Januari mendatang. Dirinya menganggap ketidakhadiran Jokowi tidak mengganggu elektabilitas paslon capres-cawapres nomor urut 2, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Menurutnya, elektabilitas ditentukan dari kekuatan rakyat, bukan figur tertentu. "Peringatan ultah partai itu di akar rumput,
kekuatan rakyat adalah senjata yang paling kuat di dalam menentukan elektoral parpol dan calon presiden," kata Hasto.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.