Gus Yahya Slepet Cak Imin: Dia Datang ke Majelis Haul NU Hanya Saat Kampanye Saja

AKURAT.CO Calon wakil presiden nomor urut 1, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), 'dislepet' Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Kiai Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).
Bukan tanpa sebab, Gus Yahya menilai, Cak Imin hanya menghadiri Majelis Haul NU di saat masa kampanye saja.
Adapun, pernyataan tersebut diunggah akun media sosial Instagram @sekberairlangga, saat Gus Yahya sedang memberikan sambutan atau pidatonya, video tersebut bertuliskan keterangan “Iki slepetan opo prediksi yo? Ojo nesu, lur,” dan berjudul “Slepet Makan Tuan, Gus Yahya Sentil Imin”.
Baca Juga: Titik Kampanye Ganjar-Mahfud Lebih Banyak dari Paslon Lain, TPN: Tidak Ada Tandingannya!
Potongan video tersebut memperlihatkan Gus Yahya yang bercerita selalu menghadiri Majelis Haul NU tersebut sejak ia berumur 13 tahun, dan tidak pernah absen kecuali dirinya berada di Makkah.
“Tahun 79, umur 13 tahun sampai sekarang tidak sekalipun absen hadir dalam Majelis Haul ini kecuali sekali, ketika saya mungkin di Makkah, untung cuma setahun saja, saya meniru Kiai Said Aqil Siroj ini, yang juga Istiqomah selalu hadir dalam majelis Haul Masakhih Rembang,” kata Gus Yahya, dalam video tersebut, dikutip Minggu (31/12/2023).
Kemudian, Gus Yahya menyentil Cak Imin, yang seingatnya baru datang sekali ke Majelis NU.
Lantas ia berdoa apabila nanti Cak Imin kalah di kontestasi Pilpres 2024, tetap datang ke Majelis Haul NU.
Baca Juga: Kisruh Internal Kubu Anies-Imin, Kader NasDem Minta Sudirman Said Jangan Bikin Gaduh di Timnas AMIN
“Kalau Pak Muhaimin seingat saya baru sekali ini, alhamdulillah mudah-mudahan sesudah ini Istiqomah hadir terus, walaupun mungkin tidak menang, tapi tetap datang dalam Haul Mbah Munawir,” pungkas Gus Yahya.
Seperti diketahui, Cak Imin merupakan cawapres dari Anies Baswedan, yang juga merupakan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), partai yang memang terkenal karena dideklarasikan oleh tokoh-tokoh besar NU, dan Cak Imin sendiri merupakan seorang Nahdliyin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi






