Sindir Cak Imin, TKN Prabowo-Gibran Sesali IKN Hanya Jadi Kepentingan Pilpres
Atikah Umiyani | 26 Desember 2023, 12:22 WIB

AKURAT.CO Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran menyayangkan jika ada pihak yang menilai pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) hanya sebagai wujud kepentingan politik dalam pilpres.
Hal itu disampaikan Komandan Tim Komunikasi TKN Prabowo-Gibran, Budisatrio Djiwandono, yang menyindir sikap cawapres nomor urut 2, Muhaimin Iskandar, yang awalnya mendukung IKN, namun kini berubah menjadi menolak usai dipilih sebagai pasangan Anies Baswedan.
Padahal, kata Budi, pembangunan IKN adalah hal yang harus dilanjutkan karena sudah memiliki kekuatan hukum. Apalagi, Muhaimin alias Cak Imin adalah salah satu pihak yang ikut mendukung diketoknya Undang-Undang IKN.
"Jadi sangat disayangkan jika kita memikirkan IKN hanya untuk kepentingan politik dalam konteks pemilihan saja. Hari ini IKN tidak lagi menjadi wacana, sudah memiliki kekuatan hukum dan sudah mulai direalisasikan," kata Budi kepada wartawan di Jakarta, Selasa (26/12/2023).
Politisi Partai Gerindra itu menegaskan, pembanguan IKN adalah simbol harapan dari masyarakat banyak, terutama yang tinggal di daerah-daerah. Sebagaimana yang diucapkan Gibran Rakabuming Raka, pembangunan IKN tidak akan bertumpu seluruhnya dengan APBN.
"Sekali lagi, ini adalah jawaban dari harapan dan mimpi dari masyarakat di daerah-daerah. Jadi harus ada keberpihakan anggaran. Namun mesti diingat bahwa tidak semuanya akan menggunakan anggaran negara," ucapnya.
Budi berharap, setelah rangkaian Pemilu 2024 selesai, seluruh pihak dapat bersatu mendukung keberlanjutan pembangunan IKN yang saat ini sudah mulai terealisasi.
"Kami tentu berharap setelah Pemilu dilewati, kita kembali bersatu dan semua pihak yang dari awal mendukung semangat IKN akan ikut serta membangun IKN," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








