Wiranto: Ungkit Dugaan Pelanggaran HAM Prabowo Tidak Relevan Apalagi Sampai Jadi Black Campaign
Atikah Umiyani | 12 Desember 2023, 13:05 WIB

AKURAT.CO Wakil Dewan Pertimbangan Presiden, Wiranto merasa heran dengan mencuatnya isu dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) calon presiden nomor urut dua, Prabowo Subianto.
Pasalnya, isu tersebut selalu muncul dengan kencang setiap digelarnya pesta demokrasi lima tahunan, terlebih khusus ketika Prabowo terlibat dalam kontestasi pilpres.
"Saya sendiri merasa heran tatkala menjelang pemilu selalu saja dugaan pelanggaran HAM di masa lalu yang diarahkan kepada para prajurit TNI termasuk saya, Pak Prabowo selalu saja diungkit-ungkit kembali, dimunculkan kembali," kata Wiranto melalui keterangan video, dikutip Selasa (12/12/2023).
Wiranto menilai, ada pihak-pihak yang berupaya membuat isu tersebut untuk dijadikan bahan kampanye hitam. Padahal, isu tersebut sangat tidak relevan karena tidak tepat menarik keadaan masa lalu dan mengaitkannya dengan kondisi masa kini.
"Tentunya menjadi tidak relevan, tidak adil dan tidak benar tatkala keadaan masa lalu dicoba untuk diukur dan dinilai dengan norma hukum dengan kondisi sosial politik dengan situasi negara saat ini bahkan dijadikan black campaign," ujarnya.
Wiranto menegaskan, bahwa isu, tudingan dan fitnahan yang dialamatkan kepada dirinya dan Prabowo sangat tidaklah benar. Sebab, prajurit TNI selalu menjalankan tugas sesuai dengan aturan serta menaati apa yang telah menjadi sumpahnya.
"Saya ingatkan di sini bahwa saya sebagai mantan Panglima TNI menjamin bahwa apa yang dilakukan oleh prajurit TNI selalu bertumpu kepada jiwa Saptamarga ya sebagai patriot Indonesia yang selalu membela ideologi negara, baik juga sebagai ksatria Indonesia yang selalu membela kejujuran kebenaran dan keadilan," ucapnya.
Baca Juga: TKN Fanta: Minim Intervensi, Anak Muda Percaya Prabowo Paling Mampu Lakukan Penegakan Hukum
"Karena sejatinya kami ini sudah disumpah sebagai Bhayangkari Negara dan itu tidak pernah kita ingkari," sambungnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 4Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







