Prabowo-Gibran Tinggal Selangkah Lagi, Tokoh Aktivis 98 Memperkuat Arus Dukungan

AKURAT.CO Puluhan tokoh aktivis 98 menemui bakal capres Prabowo Subianto di kediaman pribadi Ketua Umum Partai Gerindra itu, Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Rabu (11/10/2023) sore.
Kurang lebih 30 perwakilan aktivis 98 yang bergabung dalam Persaudaraan 98 diterima langsung oleh Prabowo.
Dalam pertemuan tertutup, mereka merekomendasikan nama Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, untuk menjadi bakal calon wakil presiden untuk Prabowo Subianto.
Usai pertemuan tertutup yang berlangsung 30 menit, Prabowo Subianto terpantau keluar dari kediamannya bersama para tokoh aktivis 98.
Mereka menggelar konferensi pers bersama. Di depan kediaman Prabowo, ratusan orang dari berbagai penjuru Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya sudah menunggu, termasuk para awak media.
Baca Juga: Jaringan Alumni HMI Siap Menangkan Prabowo Subianto
Juru Bicara Persaudaraan 98, Wahab Talaohu, menyatakan bahwa mereka yang dulu berseberangan dengan Prabowo kini sudah menyatakan tekad mendukung mantan Danjen Kopassus itu.
Wahab mengakui bahwa pada era 1996-1998, para aktivis 98 berseberangan dengan Prabowo yang kala itu masih menjadi petinggi TNI.
"Tetapi masa lalu tidak ada kaitannya dengan masa depan. Saat ini, rakyat indonesia membutuhkan pemimpin yang mempunyai visi, tegas, mau mengabdi sepenuhnya buat negara," jelasnya.
Wahab juga menegaskan bahwa Prabowo adalah satu-satunya bakal calon presiden yang berkomitmen penuh meneruskan kebijakan strategis Presiden Joko Widodo yaitu hilirisasi industri.
"Bapak Prabowo adalah satu-satunya capres yang sudah berkomitmen meneruskan semua kebijakan strategis Bapak Jokowi," ucapnya.
Di akhir orasinya, Wahab yang berdiri di samping Prabowo, menyatakan rekomendasi dari Persaudaraan 98.
"Salah satu yang perlu kami sampaikan di tengah-tengah bapak-ibu sekalian bahwa kami berkomitmen untuk bekerja keras memenangkan Bapak Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024," kata Wahab.
Namun, usulan mengusung Prabowo-Gibran sebagai pasangan capres hanya bisa dipertimbangkan jika Mahkamah Konstitusi mengubah batas usia minimal bakal capres dan cawapres.
Keputusan MK itu akan diumumkan pada Senin (16/10/2023).
"Kami berharap usul kami dapat dipertimbangkan oleh Bapak Prabowo, tentu dengan catatan kita menunggu hasil keputusan MK," ucap Wahab.
Baca Juga: Usul Duet Dengan Gibran, Persaudaraan 98 Siap Menangkan Prabowo Di Pilpres 2024
Bakal capres Koalisi Indonesia Maju (KIM), Prabowo Subianto, mengatakan, pihaknya masih menunggu keputusan MK terkait gugatan batas usia minimal capres dan cawapres.
Prabowo memastikan, keputusan sekaligus pengumuman nama cawapresnya itu dilakukan setelah batas usia minimal cawapres ditetapkan oleh MK.
"Saya terima dukungan saudara-saudara dan juga usul saudara tentang kehendak kalian untuk ada pemimpin muda sebagaimana kita ketahui proses kita ini demokrasi, demokrasi kita adalah melalui partai politik," jelasnya.
Prabowo menganggap usulan yang disampaikan Persaudaraan 98 agar dirinya berduet dengan Gibran Rakabuming Raka sebagai hal yang baik.
Ia meyakini, persatuan bangsa akan makin kokoh jika usulan itu terwujud.
"Ya ini suatu usul yang baik, dan yang paling penting adalah kita perlu suatu persatuan antara kekuatan-kekuatan yang hebat di republik ini," ujarnya.
Prabowo menjelaskan, dirinya akan membawa usulan tersebut untuk dibahas dengan para ketua umum parpol yang tergabung dalam koalisi.
"Karena keputusan harus diambil bersama, dan tradisi kita, ingin kita jaga tradisi Indonesia, adat Indonesia adalah keputusan melalui musyawarah mufakat," ujarnya.
Setelah berpidato, Prabowo melayani tanya jawab dengan wartawan. Dalam kesempatan itu Prabowo mengaku masih menunggu keputusan MK soal batas usia minimal capres dan cawapres.
Dia memastikan keputusan sekaligus pengumuman nama cawapresnya dilakukan setelah batas usia minimal cawapres ditetapkan oleh MK.
"Ya kita lihat nanti. Kita tunggu keputusan MK," kata Prabowo.
Salah satu pengurus Persaudaraan 98, Asbit Panatagara, menambahkan, saat ini para aktivis 98 berbagi peran dengan pilihan politiknya masing-masing.
Dia mengakui ada banyak pentolan aktivis 98 yang bergabung dengan gerbong bakal capares Ganjar Pranowo maupun Anies Baswedan.
"Kami berbagi peran. Ini strategi politik karena aktivis 98 adalah kekuatan politik signifikan dalam menentukan masa depan bangsa," kata Asbit.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya







