DPR: Program Indonesia Pintar Sejalan dengan Visi Bung Karno

AKURAT.CO, Anggota Komisi X DPR RI, Puti Guntur Soekarno, mengungkapkan bahwa Program Indonesia Pintar (PIP) Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) banyak membantu masyarakat bawah, terutama sekali yang ada di pelosok pedesaan.
Menurut Anggota DPR dari Daerah Pemilihan Jawa Barat (Dapil Jabar) X itu, hal ini sesuai dengan prinsip Presiden RI Pertama, Bung Karno, yang menyatakan bahwa Pembangunan Indonesia harus dari mulai dari desa karena merupakan soko guru ekonomi.
"Karena itulah, saya juga sering mengunjungi pedesaan, saya menyampaikan capaian-capaian yang selama ini telah dilakukan di DPR," ungkap Puti dalam keterangan resmi, Jakarta, Jumat (29/12).
Lebih jauh, Puti pun menjelaskan bahwa DPR memiliki tugas untuk melakukan pengawasan, penganggaran dan juga legislasi.
"Untuk itulah saya ingin menyampaikan bahwa semua program pemerintah khususnya bidang pendidikan, olahraga dan pariwisata kami bahas di Komisi X DPR dan hasilnya yaitu kami menyetujui program PIP," ujar cucu Bung Karno itu.
Puti pun mengingatkan bahwa program pemerintah pro rakyat tersebut harus dipergunakan sebaik-baiknya alias tidak disalahgunakan. Dengan demikian, program tersebut akan terus bergulir.
Beberapa waktu lalu, Puti pun melakukan kunjungan kerja ke Desa Bangun Jaya, Langkap Lancar, Pangandaran, Jabar. Di tempat ini, Puti pun mengunjungi Sekolah Dasar (SD) Bangun Jaya. Selain menjelaskan mengenai PIP dan capaian-capaian yang sudah dilakukan Komisi X DPR, anak tunggal Guntur Soekarnoputra itu juga menguji siswa yang hadir untuk membacakan Pancasila, mengaji dan bernyanyi.
Salah satu yang maju adalah Andhini siswa kelas 4 SD Bangun Jaya yang mengaji ayat Al Qur'an dengan fasih. Satu lagi siswa kelas 1 bernama Senia menyanyikan kasih ibu.
Selain mengunjungi SD, Puti juga mengunjungi Sanggar Angklung. Puti Guntur Soekarno menyerap aspirasi dari para seniman khususnya yang ada di Sanggar Angklung Mang Koko yang berada di Desa Kertayasa, Cijulang, Pangandaran. Dalam kesempatan itu, Puti berharap para pelaku seni untuk tetap merawat kesenian yang digelutinya.
"Pada akhirnya nanti kesenian Angklung akan menjadi salah satu daya tarik Pangandaran," ujarnya.
Puti meminta, para seniman untuk membuat program dan bersinergi dengan pemerintah daerah supaya persoalan-persoalan yang dihadapi bisa diselesaikan bersama untuk satu tujuan yakni memberikan manfaat bagi masyarakat Pangandaran itu sendiri.
"Saya akan terus memantau perkembangan sanggar ini dan akan memberikan perhatian penuh supaya kreasi seni ini terus bertahan," katanya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK




