Haflah Takharruj Angkatan Pertama, Enam Santriwati PPTQ Hidayatul Mubtadiin Resmi Diwisuda

AKURAT.CO Pondok Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Putri (PPTQ) Hidayatul Mubtadiin Cimande, Kabupaten Bogor, menggelar Haflah Takharruj Al-Mubtadiaat Angkatan Pertama bertepatan dengan 1 Muharram 1448 H atau Selasa, 16 Juni 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bersejarah bagi PPTQ Hidayatul Mubtadiin karena untuk pertama kalinya meluluskan santriwati yang telah menyelesaikan program pendidikan dan pembinaan di lingkungan pesantren.
Sebanyak enam wisudawati resmi ditakharrujkan dalam acara tersebut. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia, yakni Rahmah dari Aceh, Syakinah dari Nusa Tenggara Barat, Suci dari Nusa Tenggara Timur, Nuzhah dari Bogor, serta Lathifa dan Ashila dari Bekasi.
Keberagaman asal daerah para wisudawati menunjukkan luasnya jangkauan pendidikan pesantren sekaligus menjadi bukti bahwa semangat menghafal Al-Qur'an mampu menyatukan putri-putri Muslimah dari berbagai wilayah Nusantara dalam satu lingkungan pendidikan yang sama.
Baca Juga: Kalender Jawa 17 Juni 2026: Watak Weton Rabu Kliwon, Pandai Berbicara tetapi Mudah Terbuai Pujian
Dalam rangkaian haflah, para wisudawati menampilkan demonstrasi ilmu sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik atas proses pembelajaran yang telah mereka jalani selama menempuh pendidikan di pesantren.
Demonstrasi tersebut meliputi hafalan Al-Qur'an, hafalan Hadits Arba'in An-Nawawiyyah beserta syarahnya, hafalan hadits-hadits adab dalam Bulughul Maram beserta syarahnya, hafalan Nazham Tuhfatul Athfal beserta syarahnya, hafalan Nazham Al-Jazariyyah beserta syarahnya, hingga hafalan Nazham Aqidatul Awwam beserta syarahnya.
Penampilan para wisudawati mendapat apresiasi dari tamu undangan dan wali santri yang hadir. Selain menunjukkan kemampuan hafalan, demonstrasi tersebut juga memperlihatkan penguasaan dasar-dasar ilmu keislaman yang menjadi bagian penting dalam kurikulum pendidikan pesantren.
Pengasuh PPTQ Hidayatul Mubtadiin, Dr. Iqbal Subhan Nugraha, Lc., M.A., menyampaikan Khutbah Wada' sebagai penutup rangkaian acara. Dalam nasihatnya, ia mengingatkan para wisudawati untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat ilmu yang telah diperoleh selama masa pendidikan.
Ia juga berpesan agar para lulusan tetap menjaga adab, mengamalkan ilmu yang dimiliki, serta berbakti kepada kedua orang tua dan para guru yang telah menjadi perantara dalam perjalanan menuntut ilmu.
"Ilmu yang telah diperoleh hendaknya dijaga, diamalkan, dan menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memberikan manfaat bagi masyarakat," pesannya di hadapan para wisudawati dan wali santri.
Pada kesempatan tersebut, keluarga besar PPTQ Hidayatul Mubtadiin juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para donatur, muhsinin, dan dermawan yang selama ini memberikan dukungan bagi penyelenggaraan pendidikan di pesantren.
Baca Juga: Menag: Tak Ada Toleransi untuk Kekerasan di Pesantren, Kemenag Perketat Pengawasan
Pihak pesantren menilai dukungan berbagai pihak memiliki peran penting dalam keberlangsungan proses pembelajaran dan pembinaan santriwati hingga berhasil menyelesaikan masa studinya.
Dengan terselenggaranya Haflah Takharruj Al-Mubtadiaat Angkatan Pertama ini, PPTQ Hidayatul Mubtadiin berharap para lulusan dapat menjadi generasi penjaga Al-Qur'an, penyebar ilmu, serta teladan di tengah masyarakat.
Acara berlangsung khidmat dan penuh haru, menandai lahirnya angkatan pertama santriwati yang telah menyelesaikan pendidikan di PPTQ Hidayatul Mubtadiin sejak pesantren tersebut berdiri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 6Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat




