Mengenal Kata Kerja: Jenis, Contoh, dan Fungsinya dalam Kalimat

AKURAT.CO Kata kerja adalah bagian penting dalam sebuah kalimat. Tanpa kata kerja, kalimat tidak akan lengkap karena tidak ada aktivitas atau tindakan yang bisa dimengerti oleh pembaca atau pendengar.
Secara umum, kata kerja (verba) menunjukkan suatu tindakan, aktivitas, atau keadaan yang dilakukan oleh subjek.
Dalam bahasa Indonesia, kata kerja sering dikenali melalui awalan seperti me-, ber-, di-, dan lain-lain.
Jenis-Jenis Kata Kerja
Berikut ini adalah jenis-jenis kata kerja yang perlu kamu ketahui:
1. Kata Kerja Aktif
Menunjukkan bahwa subjek melakukan tindakan.
Contoh: membaca, menulis, berjalan
Contoh dalam kalimat: "Ibu memasak di dapur."
2. Kata Kerja Pasif
Baca Juga: KPK Telusuri Aliran Uang Korupsi ASDP untuk Beli Properti, Emas, Valas hingga Kripto
Menunjukkan bahwa subjek dikenai tindakan.
Contoh: dibaca, ditulis, dikirim
Contoh dalam kalimat: "Surat itu dikirim kemarin."
3. Kata Kerja Transitif
Membutuhkan objek untuk melengkapi makna kalimat.
Contoh: memakan, mengangkat, membawa
Contoh dalam kalimat: "Sinta menyiram tanaman setiap pagi."
4. Kata Kerja Intransitif
Tidak membutuhkan objek dan maknanya sudah lengkap.
Contoh: tidur, berlari, duduk
Contoh dalam kalimat: "Ayah berjalan di taman."
Daftar Kata Kerja Populer
Berikut beberapa kata kerja yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari:
-
Membaca
-
Menyapu
-
Berbicara
-
Mendengar
-
Memasak
-
Berenang
-
Menyanyi
-
Mengetik
Kata-kata ini bisa kamu gunakan untuk melatih kemampuan membuat kalimat yang benar dan jelas.
Baca Juga: Wamendagri: Mitigasi dan Koordinasi Jadi Kunci Sukses PSU dan Pilkada Ulang
Kata kerja adalah inti dari sebuah kalimat. Dengan mengenal berbagai jenis dan contohnya, kamu bisa menyusun kalimat yang lebih efektif dan komunikatif, baik dalam percakapan sehari-hari maupun tulisan formal.
Ingatlah: Pahami subjek, pilih kata kerja yang tepat, dan pastikan kalimatmu menyampaikan pesan yang jelas.
Laporan: Hansel Finnegan/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November





