Anak yang Diasuh dengan Helicopter Parenting Cenderung Tak Mampu Atasi Kegagalan Hidup

AKURAT.CO Orang tua dengan pola asuh helikopter biasanya tidak membiarkan anak mereka menjalani perilaku anak normalnya secara sendiri. Naluri mereka meminta mereka untuk mempermudah jalan bagi anak mereka.
Namun, hal ini sebenarnya dapat menghambat perkembangan anak mereka, kata Williams. Anak tersebut mungkin tidak belajar cara menangani kegagalan atau kekecewaan, atau cara terbaik berinteraksi dengan anak-anak lain seusianya.
Baca Juga: Apa Itu Helicopter Parenting dan Bagaimana Cara Mengatasinya!
Orang tua lebih baik jika memberi contoh tentang bagaimana anak-anak harus menghadapi kekecewaan seperti tidak masuk tim olahraga atau mendapat nilai jelek.
“Bersikaplah membantu dalam merencanakan bagaimana hal ini tidak terjadi lagi, tetapi jika Anda tidak membiarkan mereka mengatasinya sendiri, Anda dapat menunda perkembangan mereka,” kata Williams dalam rilis berita Baylor.
Baca Juga: Sulli Diduga Alami Helicopter Parenting, Bagaimana Dampaknya Terhadap Anak?
Penting untuk mengidentifikasi kapan seorang anak mampu melakukan beberapa hal tanpa pengawasan orang dewasa, seperti berjalan kaki ke sekolah atau pergi ke Mal.
"Orang tua dengan pola asuh helikopter seringkali dipicu oleh kecemasan, dan kecemasan itu dapat muncul dalam berbagai bentuk, seperti kecemasan agar anak mereka aman, sukses, atau tidak disakiti secara emosional, serta kecemasan untuk mengikuti gaya hidup orang lain atau apa yang diharapkan keluarga atau budaya mereka," kata Drokter Laurel Williams, seorang profesor psikiatri dan ilmu perilaku di Baylor College of Medicine di Houston.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara








