AKURAT.CO Sebuah studi menunjukkan jika usia anak Anda termasuk anak yang paling kecil di kelas di sekolahnya, kemungkinan orang di sekelilingnya seperti guru, akan salah mengira bahwa anak Anda penderita ADHD atau autisme.
“Orang dewasa yang terlibat dalam mengidentifikasi perilaku anak seperti orang tua dan guru, mungkin secara tidak sengaja salah mengartikan ketidakdewasaan sebagai gejala ADHD,” jelas penulis studi senior Kapil Sayal, seorang profesor psikiatri anak dan remaja di Universitas dari Nottingham, di Inggris.
“Usia anak dibandingkan dengan teman sekelasnya perlu dipertimbangkan ketika membuat diagnosis semacam ini,” katanya dalam rilis berita universitas.
Baca Juga: Jangan Emosi! Ini 6 Cara Mengatasi Tantrum Pada Anak Autis
Mereka menemukan bahwa “anak-anak yang usianya lebih muda dibandingkan teman-temannya pada tahun ajaran yang sama, 38% lebih mungkin menerima diagnosis ADHD dan 28% lebih mungkin untuk diberi resep obat ADHD,” dibandingkan dengan anak-anak yang lebih tua di kelas yang sama.
Sayal dan rekannya menemukan terkait gangguan spektrum autisme (ASD), tren serupa juga muncul. Dalam dua penelitian “berkualitas tinggi” yang dilakukan di Taiwan, “anak-anak yang berusia termuda di tahun ajaran mereka lebih mungkin didiagnosis menderita ASD dibandingkan mereka yang tertua.”
Meta-analisis ini diterbitkan baru-baru ini di jurnal European Child & Adolescent Psychiatry.
Baca Juga: Wanita Meksiko Tewas Dibakar Hidup-hidup, Dapat Keluhan tentang Putranya yang Autis
Guru lebih cenderung membuat kesalahan diagnosis ADHD atau ASD berdasarkan usia relatif anak dibandingkan orang tua.
“Guru memainkan peran penting dalam mengidentifikasi gejala ADHD pada anak-anak,” kata penulis utama studi, Dokter Eleni Frisira, dari Fakultas Kedokteran universitas tersebut. “Temuan kami menunjukkan bahwa mereka lebih cenderung menilai siswa yang lebih muda di kelas memiliki gejala ADHD. daripada teman sekelas mereka yang lebih tua. Penting bagi guru untuk didukung dalam mempertimbangkan usia relatif seorang anak di kelas ketika mengecek perihal ADHD ”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








