AKURAT.CO, Seiring bertambahnya usia, gigi susu Si Kecil akan tanggal dan diganti dengan gigi permanen. Menurut grafik pertumbuhan gigi anak American Dental Association, gigi susu umumnya pertama kali tanggal pada usia enam hingga tujuh tahun.
Namun, gigi susu juga mungkin juga tanggal di usia empat atau lima tahun. Ini bukan berarti gigi Si Kecil tidak sehat, hanya saja tahapan setiap anak memang berbeda.
Kebanyakan anak mengalami tanggal gigi yang terakhir pada usia 12 atau 13 tahun. Yang paling terakhir tanggal biasanya adalah gigi geraham ke dua.
Dokter gigi sekaligus founder dari Vatsalya Dental, India, Dr Srivats Bharadwaj, menyatakan, gigi seri bagian bawah pada rahang bawah adalah yang paling awal tanggal, lalu disusul gigi seri tengah rahang atas.
"Berikutnya, akan ikut tanggal secara berurutan dan berkala sampai anak berusia kira-kira 12 tahun," ungkap Bharadwaj, seperti dikutip dari Times of India.
Gigi susu SI Kecil umumnya akan lepas dengan sendirinya, dan diganti gigi permanen. Namun, terkadang gigi susu tidak tanggal dengan mudah, dan membuat Si Kecil merasa kurang nyaman bahkan kesakitan.
Kondisi ini pun tentunya membuat orangtua mencari berbagai cara mencabut gigi anak. Namun, Dokter Gigi Spesialis Orthodonti, drg. Adianti Sp.Ort., menyarankan Mom untuk tidak mencabut gigi Si Kecil sembarangan. Dokter Dian menjelaskan bahwa gigi susu akan copot saat gigi permanen sudah akan tumbuh. Artinya, jika Mom langsung mencabut gigi susu Si Kecil, kemungkinan gigi permanennya tumbuh di tempat yang bukan posisi yang seharusnya
"Gigi susu tetap berada di tempatnya sampai saatnya untuk tanggal (agar) menjadi panduan gigi permanen untuk tumbuh," ujarnya.
Akan tetapi, ada kalanya gigi susu sudah sangat goyang tapi belum juga tanggal meski akarnya tidak lagi menancap lurus di gusi. Dalam hal ini, Mom bisa meminta Si Kecil untuk menggoyangkang giginya secara perlahan dengan lidah.
Mom juga bisa membantunya mencopot gigi tersebut. Pertama, kompres gusi di sekitar gigi yang goyang dengan es batu. Pegang dan cabut gigi yang goyang dengan cepat, atau, putar dan angkat dengan cepat. Sebelumnya, pastikan dulu Mom sudah mencuci tangan dan membersihkan kuku.
Biasanya, pendarahan mulai terjadi dalam 3-20 menit setelah proses pencabutan.
Jika anak masih merasakan sakit, artinya gigi susu belum siap untuk tanggal. Jadi, jangan pernah memaksa mencopot gigi yang belum benar-benar tanggal karena dapat merusak akar gigi, sehingga mudah terserang infeksi. Tunggulah sampai gigi susu goyang sempurna.
Jika gigi tidak juga tanggal, anak sudah merasa kesakitan dan gigi permanennya sudah terlihat tumbuh, bawa ke dokter gigi untuk berkonsultasi dan menjalani tindakan cabut gigi.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan
- 10Indonesia dan Mesir Tegaskan Solusi Dua Negara Kunci Perdamaian Palestina



