Tawa Anak Menggema di Pojok Literasi Kak Rara: Merdeka Bermimpi, Merdeka Belajar

AKURAT.CO Langit sore di desa-desa sekitar Sepatan hingga Teluknaga dipenuhi riuh tawa anak-anak.
Pojok Literasi Kak Rara, yang hadir dengan dukungan Agung Sedayu Group melalui PIK2, menjadikan perayaan Hari Kemerdekaan RI ke-80 tak sekadar lomba rutin, melainkan pesta mimpi yang menyala di hati setiap anak.
Selama hampir sepekan, Kak Rara berkeliling ke lima desa. Spons Go!, Biskuit Challenge, Sedotan Ajaib, hingga Balon Estafet menjadi medium sederhana yang menyalakan semangat kebersamaan.
“Aku suka sekali lomba Balon Estafet. Walau kalah, aku jadi tahu rasanya kerja sama dengan teman,” ujar Salsa, murid kelas 5 SD dari Sepatan, Senin (25/8/2025).
Umi Iyut, guru dari Desa Sepatan Timur, ikut larut dalam sukacita.
“Anak-anak sudah menunggu-nunggu dari jauh hari. Dan ketika hari itu tiba, ternyata begitu meriah, lebih dari yang kami bayangkan. Semoga mereka semakin semangat belajar, makin kompak, dan bisa bersaing sehat,” ungkapnya penuh haru.
Baca Juga: Bahlil: UU Minerba Baru untuk Sejahterakan Daerah dan Lahirkan Konglomerat Lokal
Bagi anak-anak, pengalaman itu lebih dari sekadar permainan. “Aku jadi berani tampil, padahal biasanya malu,” kata Rian, bocah berusia 10 tahun dari Pakuhaji.
Senyum polos mereka menjadi cermin arti kemerdekaan: berani mencoba, tak takut gagal, dan terus bangkit.
Melalui Pojok Literasi Kak Rara, dukungan Agung Sedayu Group di PIK2 menjadi jembatan kecil menuju impian besar.
Karena kemerdekaan, sejatinya, adalah ketika setiap anak Indonesia berhak belajar, tertawa, dan bermimpi setinggi langit.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






