Alasan Bayi Cenderung Lebih Cepat Ucapkan Kata "Dada" Ketimbang "Mama"

AKURAT.CO Bayi Anda malah memanggil Anda dengan sebutan "dada" bisa jadi hal tersebut membuat ibu merasa kehilangan semangat, namun, para ahli mengatakan bahwa ibu tidak boleh menganggapnya sebagai hal yang sensitif. Kata yang dianggap kurang menyenangkan itu tidak selalu menunjukkan bahwa si kecil menunjukkan sikap pilih kasih ketimbang dengan ayah mereka.
"Hal ini seringkali dikaitkan dengan apa yang paling sering didengar bayi," Stephanie Cohen, seorang ahli patologi wicara dan bahasa serta penulis "The I Can Say Mama Book," memberi tahu tentang tren ini.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Film Tentang Parenting, Cocok Untuk Ditonton Para Orang Tua
Fenomena ini muncul di tengah banyaknya video yang membuat frustrasi yang menunjukkan bahwa banyak bayi yang memanggil ibu mereka dengan sebutan "dada" meskipun ibu sudah mengajari sebaik mungkin untuk memanggil mereka dengan panggilan yang seharusnya (ibu, mama, mami, bunda).
Dalam satu kompilasi video TikTok dengan lebih dari 1,6 juta views, berbagai ibu terlihat berupaya mengajari bayi mereka untuk memanggil "mama" kepada anak-anak mereka dengan harapan mereka akan meniru wali perempuan mereka itu, tetapi bayi tersebut malah menantang dengan mengucapkan "dada."
Video lain, dengan 4 juta views, memerlihatkan seorang ibu memohon kepada bayinya untuk "tolong katakan 'mama,'" yang mendorong anak itu untuk merespons dengan cara yang sama.
Dan meskipun kesalahan penyebutan itu dapat menyakitkan bagi para ibu, ada berbagai alasan mengapa bayi mungkin mengatakan "dada" sebelum "mama" yang tidak ada hubungannya dengan preferensi orang tua.
Baca Juga: Anak Belanda Paling Bahagia Di Dunia, Tiru 6 Gaya Parenting Ini!
Sementara itu, Cohen berpendapat bahwa bayi sering mendengar "dada" lebih banyak karena ibu mereka cenderung lebih banyak berbicara tentang pasangan laki-laki mereka daripada diri mereka sendiri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi







