Penelitian: Anak-anak Yang Hobi Membaca Buku Tumbuh Menjadi Remaja Yang Lebih Baik

AKURAT.CO, Anak-anak kecil mungkin akan lebih terpesona oleh perangkat elektronik atau gadget, tetapi sebuah studi baru menunjukkan bahwa membaca buku dapat membantu mereka tumbuh menjadi remaja yang lebih baik.
Studi tersebut dilakukan terhadap lebih dari 10.000 remaja AS, menemukan bahwa mereka yang mulai membaca buku untuk mengisi waktu luangnya di masa kanak-kanak cenderung lebih baik dalam beberapa hal di antaranya mereka mendapat skor lebih tinggi pada tes keterampilan seperti memori dan perkembangan bicara, memiliki lebih sedikit masalah perilaku dan gejala depresi, dan menunjukkan keunggulan dalam ukuran tertentu dari struktur otak.
Ada juga alasan untuk percaya bahwa membaca untuk ternyata membawa manfaat yang terlihat.
Penelitian lain menunjukkan bahwa anak-anak yang tidak hanya terkait dengan nilai ujian yang lebih tinggi, tetapi juga mampu mengurangi rasa kesepian dan menumbuhkan harga diri yang lebih tinggi.
Bahkan buku konvensional masih lebih baik ketimbang e-book, katanya.
Ada bukti bahwa anak-anak mentransfer lebih banyak pengetahuan ketika mereka membaca buku cetak, dan lebih menikmati proses membaca.
Penelitian menunjukkan bahwa orang tua lebih menyenangi dan mengungkapkan bahwa pengalaman membaca dengan anak-anak mereka menjadi lebih baik, kata Canfield.
Bagian yang menarik dari studi baru ini, adalah bahwa para peneliti tidak hanya memiliki hasil tes dan laporan orang tua, tetapi juga data pencitraan otak.
Dan mereka menemukan bahwa perbedaan dalam struktur otak anak-anak tampaknya menjelaskan bagian dari hubungan antara membaca lebih awal dan nilai ujian yang lebih baik serta kesejahteraan mental.
Temuan ini didasarkan pada lebih dari 10.000 anak-anak AS, usia 9 hingga 13 tahun, yang studi jangka panjang tentang perkembangan otak dan kesehatan anak. Orang tua ditanyai tentang aktivitas sehari-hari anak mereka, termasuk aktivitas membaca sekaligus memperkirakan usia saat mereka mulai, dan berapa jam yang mereka habiskan untuk hobi yang satu itu.
Secara keseluruhan, penelitian menemukan, pembaca awal mendapat skor lebih tinggi pada tes standar memori, ucapan, dan kemampuan untuk memproses informasi verbal. Mereka juga memiliki lebih sedikit masalah perilaku, seperti agresi, dan lebih sedikit tanda-tanda depresi, berdasarkan laporan orang tua.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 3KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 6Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 7Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 8Prediksi Sassuolo vs Lazio 28 Oktober 2026: Jay Idzes Absen, Biancocelesti Diunggulkan
- 9KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah
- 10Geledah Kantor Pusat Djarum, KPK Dalami Penyimpangan Penerimaan Cukai Rokok




