11 Pola Asuh Anak Ala Nikita Willy, Bisa Jadi Inspirasi

AKURAT.CO Pola asuh anak yang diterapkan artis Nikita Willy dan suaminya Indra Priawan terhadap Issa Xander Djokosoetono atau Baby Izz selalu menjadi sorotan publik, bahkan sempat viral di media sosial.
Banyak warganet yang menyukai dan salut kepada Nikita Willy. Mereka memuji apa yang dilakukan Nikita Willy kepada sang buah hati adalah sesuatu yang luar biasa.
Pasangan artis ini mengajarkan kemandirian kepada anak mereka sejak kecil. Dengan pola asuh yang baik maka diharapkan berdampak besar terhadap pertumbuhan mental anak.
Pola Asuh
Pola asuh adalah pola pengasuhan orang tua terhadap anak, bagaimana orang tua memperlakukan anak, mendidik, membimbing dan mendisiplinkan serta melindungi anak dalam mencapai proses kedewasaan sampai dengan membentuk perilaku anak sesuai dengan norma dan nilai yang baik dan sesuai dengan kehidupan masyarakat.
Hal ini menjadi tanggung jawab orang tua, sebab orang tua merupakan guru pertama untuk anak dalam mempelajari banyak hal, baik secara akademik maupun kehidupan secara umum.
Masing-masing orang tua berhak memutuskan pola asuh anak yang tepat untuk buah hati mereka. Tentunya pola asuh tersebut akan mempengaruhi kepribadian dan karakter anak di masa mendatang.
Pola Asuh Anak Ala Nikita Willy
Dilansir dari berbagai sumber, Jumat (3/3/2023), berikut pola asuh anak yang diterapkan oleh Nikita Willy:
1. Sleep training
Nikita Willy menerapkan gaya parenting sleep training yang merupakan latihan bagi anak untuk bisa tidur secara mandiri dan sendiri terpisah dari orang tuanya. Nikita maupun Indra menyewa jasa sleep trainer untuk melatih anaknya tidur nyenyak tanpa sering terbangun di tengah tidurnya.
Ia juga selalu memperhatikan sleepy clue dari Baby Izz. Sleepy clue merupakan perilaku yang ditunjukkan oleh anak ketika sudah mulai mengantuk seperti bengong, mata sayu hingga kepala menjadi lunglai.
Cara ini mulai ia terapkan sejak Baby Izz berusia 4 bulan dengan mempertimbangkan manfaat yang akan didapat di masa depan. Agar anak sudah terbiasa melakukan hal-hal pribadinya secara mandiri tanpa takut untuk ditinggalkan oleh orang tua.
2. Mengajari anak makan sendiri
Ketika Issa masuk MPASI, Nikita langsung membiarkan anaknya makan sendiri di meja dengan penuh pendampingan. Ia menerapkan metode BLW (Baby Led Weaning). Sang buah hati mulai makan di usia 6 bulan kurang seminggu, Nikita juga sudah berkonsultasi dengan dokter anak, ikut workshop hingga baca buku sebelum menerapkan hal tersebut.
Alasan melakukan metode ini karena mereka berdua sering melakukan perjalanan jauh keluar kota atau keluar negeri. Sehingga dengan cara ini tidak kesulitan dan kerepotan saat akan memberikan Issa makan ketika berpergian.
Mengajarkan anak makan sendiri juga melatih gerak motorik anak, mereka belajar untuk memegang dan menggenggam makanan sebelum akhirnya memasukkannya ke dalam mulut.
Fungsi lainnya yaitu dapat memperkuat otot-otot halus pada tangan menjadi lebih kuat sehingga lebih terampil dalam melakukan banyak hal lain.
3. Mengajari anak bersabar
Nikita dan Indra sudah mengajari anaknya untuk bersabar sejak dini. Ketika menangis, Nikita dan Indra tidak langsung mendekatinya untuk menggendong atau menenangkan supaya tidak menangis. Hal itu dilakukan supaya anak mereka bisa memecahkan solusinya sendiri.
4. Hidup teratur
Sebelum tidur Nikita mengajari Baby Izz gosok gigi dan membaca buku. Ia juga membangunkan Baby Izz dari tidurnya saat waktu bangun tiba. Pola asuh tersebut bisa mengajarkan anak untuk hidup secara teratur sejak dini.
Anak akan terbiasa melakukan aktivitas yang baik sebelum tidur yaitu menggosok gigi dan membaca buku karena sudah dilakukan sejak bayi. Selain itu juga anak diharapkan dapat bangun tidur sesuai dengan waktunya.
5. Tidak memberikan gadget
Memberikan gawai kepada anak di usia dini justru akan membuat anak itu bakal terus fokus ke gawai tersebut. Jika fokus ke gawai, maka besar kemungkinan sang anak akan malas beraktivitas atau mempelajari hal baru. Maka dari itu, Nikita berusaha sebisa mungkin untuk tidak memberikan gadget untuk Issa, apalagi ketika sedang makan.
Tanpa ragu ia menerapkan hal ini untuk menghindari kecanduan dan malas belajar. Meski Nikita membatasi gadget pada anaknya, ia tetap mengizinkan Issa untuk menonton televisi.
6. Memberikan tontonan yang aman
Nikita Willy memberikan tontonan TV kepada anaknya beberapa kali. Tayangan yang diberikan adalah tontonan yang pas untuk bayi seumurannya agar berujung tidak berdampak buruk pada pendengaran dan penglihatannya.
7. Toilet training
Kegiatan toilet training merupakan proses belajar anak untuk buang air kecil, buang air besar, hingga gosok gigi agar terbiasa sendiri dari kecil. Hal tersebut juga sangat baik diterapkan untuk tumbuh ke,bang anak. Mereka akan terbiasa hidup bersih hingga dewasa nanti.
8. Tidak menggunakan baby sitter
Pola asuh anak yang satu ini menuai pujian dari para warganet. Melihat seorang Nikita Willy yang merupakan artis papan atas, justru dirinya mengurus anak secara mandiri dan tidak menggunakan jasa baby sitter.
Kelebihan pola asuh anak ini adalah orang tua dapat menjadi lebih dekat dengan anaknya. Selain itu, orang tua dapat memastikan secara langsung semua kebutuhan anak terpenuhi dengan baik.
9. Pre bedtime routine
Nikita Willy tidak memiliki waktu spesifik untuk jam Baby Izz tidur siang. Namun, ia akan tetap mengamati perilaku anaknya. Jika sudah terlihat mengantuk, Nikita akan segera mengajak anaknya tidur sebelum terlalu lelah atau bahkan cranky.
10. Membacakan dongeng
Rutinitas yang dilakukan oleh Nikita Willy kepada anaknya sebelum tidur adalah membacakan dongeng. Kegiatan rutin ini dilakukan agar anak paham dan mengerti jika sudah dibacakan dongeng, maka hal yang perlu dilakukan selanjutnya adalah segera tidur.
11. Tidak memakaikan sarung tangan
Nikita tidak memakaikan Issa sarung tangan dari lahir, tujuannya agar bisa meraba hal-hal baru melalui tangannya (sensory sejak lahir). Pola asuh anak ini ia dapatkan dari buku parenting yang ia baca.
Nikita tidak pernah melarang saat Baby izz memasukkan tangan atau pun mainan ke mulutnya. Lalu pada usia 4-5 bulan, Issa suka memasukkan barang-barang yang diberikan di depan muka nya ke mulut. Hal tersebut sengaja dilakukan oleh Nikita asalkan aman agar anaknya bisa membedakan barang yang keras dan lembut.
Pada dasarnya, orang tua selalu ingin yang terbaik untuk anaknya dan memberikan pola asuh yang sesuai agar anaknya bisa tumbuh serta berkembang dengan baik. Bagi para orang tua yang baru saja memiliki buah hati, pola asuh ala Nikita Willy Ini bisa menjadi inspirasi dalam mendidik anak.
Itulah pola asuh anak ala Nikita Willy yang bisa dicontoh dan diterapkan kepada sang buah hati. Semoga bermanfaat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





