Kate Middleton dan Pangeran William Lakukan Pola Pengasuhan Halus Selama Jubilee

AKURAT.CO Keluarga Kerajaan Inggris baru saja usai merayakan peringatan Platinum Jubilee Pegeant, momentum memperingati 70 tahun Ratu Elizabeth II berkuasa.
Meski begitu, Duke dan Duchess of Cambridge yakni Pangera William dan Kate Middleton dengan terampil berhasil memastikan ketiga anak mereka, Pangeran George, Putri Charlotte, dan Pangeran Louis, berada dalam perilaku terbaik mereka selama prosesi Jubilee.
Dilansir dari laman The Sun, Rabu (8/6/2022), Ahli Bahasa Tubuh, Judi James mengungkapkan ada beberapa trik pengasuhan halus yang digunakan oleh calon raja dan ratu itu selama Jubilee.
Sinyal yang menenangkan
Pasti ada kecemasan dalam diri William dan Kate sebelum Jubilee, tetapi mereka tidak menampakannya pada anak-anak mereka.
Untuk alasan itu, Kate dan William mengambil pendekatan untuk tetap tenang di depan anak-anak mereka.
"Ada beberapa sinyal kecemasan kecil yang melintas antara William dan Kate saat mereka pertama kali melangkah keluar ke balkon pada hari pertama, tapi itu terjadi saat mereka berdiri di belakang anak-anaknya," jelas Judi di laman The Sun dikutip pada Rabu (08/6/2022).
Tidak ikut campur
Sepanjang Jubilee berlangsung, Louis sedikit aktif dengan kejenakaannya di balkon saat menonton flypast, bahkan menyuruh ibunya diam saat duduk di bangku kerajaan dalam Platinum Party. Hal itu cukup mencuri perhatian.
Sementara banyak orang tua tidak setuju pada Kate yang tidak ingin menegur anak bungsunya, Judi mengatakan, Kate justru mengadopsi pendekatan "tidak ikut campur".
Dengan cara, menghapus kata "jangan"yang biasanya akan tetap melakukan larangan itu.
"Dia sepertinya tahu bagaimana dan kapan harus menahan larangannya untuk mendorong kepercayaan diri anak, dan kapan harus memberikan peringatan kecil atau akibat dari perbuatan tidak pantas," jelas Judi.
Membiarkan perilaku 'normal'
Terlepas dari kehidupan mereka yang "kurang normal", Judi mengatakan William dan Kate terlihat bertekad untuk membiarkan anak-anak mereka bermain sespontan mungkin.
Meskipun di masa lalu, ada rasa sopan santun yang diharapkan hadir dari generasi bangsawan.
“Tetapi bahasa tubuh antara Ratu dan Pangeran Charles pada George, Charlotte, dan Louis menunjukkan bahwa mereka sangat disayang. Bahkan, mereka dibiarkan menjadi anak-anak dengan cara yang tidak pernah bisa dilakukan oleh generasi sebelumnya," papar Judi.
Sering mengajak anak bicara
Acara resmi seperti Jubilee bisa sangat melelahkan untuk anak-anak. Judi mencatat bagaimana Kate sering membungkuk ke anak-anaknya untuk berbicara dengan mereka.
"Ini menciptakan rasa percaya diri mereka dengan memberi mereka perhatian penuh untuk momen-momen penting," jelas Judi.
Ada ahli yang ikut membantu
Louis tidak bergabung dengan orang tuanya dalam perjalanan mereka ke Cardiff, tetapi George dan Charlotte membuat penampilan mengejutkan dengan terlihat selalu berseri-seri dan melambaikan tangan tanpa keluhan.
Judi mengatakan, hal itu membutuhkan keterampilan perencanaan dan persiapan para ahli dari William dan Kate.
"George dan Charlotte sadar kapan harus tersenyum dan ada dorongan kecil di depannya yang memberi isyarat kepada mereka," tambah Judi.
Bersenang-senang bersama
Harus duduk diam berjam-jam selama empat hari tentu akan terasa sangat membosankan bagi ketiga anak bangsawan itu.
Oleh karena itu, Kate berfokus pada anak-anak yang menikmati diri mereka sendiri dengan memimpin mereka dan memberi contoh.
"Kate yang memimpin aksi band di Wales mendorong Charlotte untuk bergabung, dan pada gilirannya mendorong saudara laki-lakinya, George. Kate cenderung terlihat lucu bersama Louis juga," papar Judi.
Tampak bangga
Ekspresi wajah William dan Kate menjelang akhir akhir pekan Jubilee, menunjukkan kebanggaan besar pada anggota keluarga mereka.
Rasa bangga itu menular pada anak-anak, dan memungkinkan George untuk bercermin pada ayahnya di masa depan.
"Ketika lagu kebangsaan dimainkan di balkon, anak-anak berdiri dengan segera untuk berpose. Dalam kasus George, kami bahkan melihatnya mengambil peran sebagai pengambil aturan atas ayahnya," kata Judi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai




