Bunda Wajib Tahu, Hindari Memberikan Jus Jeruk Pada Anak Terlalu Dini
AKURAT.CO Jus jeruk terbuat dari buah kaya vitamin, yang tentunya baik untuk kesehatan. Tetapi ketika berbicara tentang bayi, memberikan jus tidak sesederhana itu.
Dokter anak secara umum setuju bahwa bayi harus mendapat ASI atau susu formula secara eksklusif selama enam bulan pertama kehidupannya. Setelah berusia enam bulan, Bunda boleh memberikan makanan padat atau pendamping ASI (MPASI) termasuk buah jeruk dan jusnya.
"Ketika bayi mulai mengonsumsi buah, tidak apa-apa untuk juga memberikan jus dari buah itu, “kata Dr Robert Hamilton, MD, dikutip AKURAT.CO, Selasa (5/4/2022).
Meskipun kaya akan vitamin, Bunda harus memahami bahwa jus saja tanpa manfaat daging buah dikategorikan sebagai makanan tinggi gula dan berkalori tinggi. Apalagi jika Bunda memberikan jus jeruk yang dibeli di toko. Kandungan gula dan kalori jus cukup mengkhawatirkan sehingga Bunda dianjurkan menunda pemberian jus bahkan lebih dari enam bulan.
Sementara Sharifa Glass, MD, seorang dokter anak bersertifikat mengatakan bahwa bayi dapat minum jus jeruk setelah berusia satu tahun. Bukan hanya karena minim nutrisi, pemberian jus yang terlalu dini dapat menyebabkan Si Kecil menolak makanan lain, termasuk ASI.
“The American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan para orang tua untuk tidak memberikan jus untuk anak-anak di bawah usia 12 bulan karena nilai gizi yang minim dibandingkan buah segar. Selain itu, anak akan lebih menyukai minuman manis ini daripada ASI, susu formula, dan makanan,” katanya.
“AAP juga merekomendasikan membatasi jus hingga empat ons per hari setelah anak-anak mencapai usia satu tahun," imbuh Glass.
Alih-alih memberikan jus, Gina Posner, MD, menyarankan untuk memberi buah utuh setelah Si Kecil berusia enam bulan, saat mereka mulai diperkenalkan dengan makanan padat. Bayi masih mendapatkan jus buah dari makan jeruk utuh, yang termasuk serat untuk pencernaan yang baik.
“Makan buah memberi banyak serat sementara jus hanya memberi tambahan kalori dan gula,” katanya.
Jika tetap ingin memberikan jus pada anak, Bunda harus mengencerkannya. Hamilton menyarankan Bunda untuk mengencerkan jus buah dengan air 1:1 dan meminimalkan volume jus menjadi 4 hingga 6 ons per hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara




