Akurat Logo

Begini Peran Asam Jawa Bagi Wanita Hamil

Khaerul S | 15 Maret 2018, 14:05 WIB
Begini Peran Asam Jawa Bagi Wanita Hamil

AKURAT.CO, Keinginan untuk makan makanan asam selama kehamilan meningkat setiap harinya. Dalam situasi seperti itu, banyak wanita hamil mengonsumsi asam-asam untuk memenuhi keinginan mereka akan sesuatu yang asam.

Namun, kita harus tahu apakah asam jawa aman dikonsumsi atau tidak.

Dilansir dari lifealth, berikut penjelasan mengenai asam jawa bagi ibu hamil.

Mengandung vitamin C

Asam kaya akan vitamin C yang sangat penting bagi wanita hamil. Tapi kelebihan vitamin C bisa menyebabkan masalah seperti keguguran atau sakit pra-persalinan. Dengan demikian, seseorang harus mengkonsumsi asam jawa secukupnya setelah berkonsultasi dengan dokter ahli.

Bertindak sebagai pencuci isi perut

Asam membantu mengatasi masalah sembelit selama kehamilan, ini memastikan pergerakan usus yang baik. Tapi kelebihan itu bisa menyebabkan diare yang sama sekali tidak baik selama kehamilan. Hal ini juga dapat menyebabkan kontraksi uterus pada fase kehamilan selanjutnya.

Sehat untuk pencernaan

Meskipun asam membantu pencernaan makanan yang lebih baik, kelebihannya bisa menyebabkan masalah perut. Hal itu akhirnya membuat tubuh mengalami dehidrasi. Jadi konsumsilah dalam jumlah secukupnya.

Membantu menyeimbangkan kadar gula 

Banyak ibu hamil menghadapi masalah Gestational diabetes. Namun, konsumsi asam jawa membantu menyeimbangkan kadar gula dalam tubuh. Tapi terlalu banyak juga bisa menyebabkan keasaman.

Bertindak sebagai antioksidan:

Asam bersifat antioksidan yang membantu mengikat sel radikal bebas di tubuh. Tapi kelebihan itu bisa menyebabkan infeksi tenggorokan dan menyebabkan ketidaknyamanan selama kehamilan.

Membantu mengendalikan tekanan darah:

Banyak wanita hamil menghadapi masalah fluktuasi tekanan darah. Namun asam penuh dengan mineral seperti zat besi, sodium dan kalium sehingga ini membuat tekanan darah tetap terkendali.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A