Minuman Energi dan Junk Food Ganggu Kesehatan Mental Remaja

AKURAT.CO, Remaja akrab dengan minuman energi dan junk food. Alasan praktis dan pergaulan hidup, menjadikan mereka terjebak dengan gaya hidup yang tidak sehat.
Ternyata, penelitian terbaru yang dilaksanakan Universitas RMIT di Melbourne, Australia, menunjukkan kalau banyak anak muda didiagnosis mengalami kekhawatiran dan depresi dalam beberapa tahun terakhir.
Itu ditunjukkan dengan cyber-bullying yang kerap terjadi. Para peneliti menyatakan kalau minuman energi dan junk food menjadi penyebab penyakit mental pada anak muda.
Minuman energi dan junk food memicu otak untuk memproduksi hormon dopamine yang memicu anak muda mengalamu penyakit mental. Tentunya itu terjadi jika anak muda mengonsumsi minuman energi dan junk food terlalu banyak.
“Kondisi penyakit mental pada anak muda semakin diperparah ketika mereka juga mengonsumsi alkohol,” jelas pemimpin penelitian Dr. Christine Curran dilansir Daily Mail pada Selasa, (19/12).
Namun, Christine mengungkapkan penelitiannya tidak meneliti dampak konsumsi minuman berenergi dalam jumlah besar. Dia hanya menggarisbawahi bahwa, kandungan pada minuman berenergi memicu gangguan perkembangan otak.
Pemimpin penelitian Dr. Amy Reichelt dari Universitas RMIT mengungkapkan, junk food bukan hanya tidak baik untuk kesehatan, tapi juga untuk otak remaja. “Junk food memiliki dampak negatif pada otak remaja, dalam hal pengambilan keputusan dan berpengaruh pada pola makan saat dewasa,” jelasnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai




