Pasar Kendaraan Komersial Tumbuh 36,8 Persen hingga Agustus 2026

AKURAT.CO Pasar kendaraan komersial atau commercial vehicle (CV) Indonesia mencapai 71.759 unit sepanjang Januari-Agustus 2026. Jumlah tersebut meningkat 36,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 52.430 unit.
PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) mencatat pangsa pasar sebesar 26,1 persen per Agustus 2026. Pertumbuhan pasar tersebut terjadi di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi sejumlah tekanan.
Business Solutions Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Anjar Rosjadi, mengatakan tekanan tersebut mencakup inflasi, nilai tukar dan kondisi ekonomi global. Namun, kebutuhan kendaraan komersial tetap menunjukkan pertumbuhan.
"Di tengah kondisi tersebut, kebutuhan terhadap kendaraan komersial tetap menunjukkan pertumbuhan. Ini menunjukkan kendaraan komersial memiliki peran yang sangat penting dalam menggerakkan aktivitas ekonomi," ungkap Anjar, saat acara Astra Media Day 2026 di Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Isuzu menyebut pertimbangan pelanggan dalam memilih kendaraan komersial kini tidak hanya mencakup spesifikasi dan harga. Biaya operasional, kapasitas muatan, efisiensi bahan bakar, uptime, Return on Investment (ROI), nilai jual kembali dan layanan purnajual juga menjadi perhatian.
Perubahan tersebut menjadi bagian dari strategi Isuzu dalam menghadapi persaingan kendaraan komersial. Perusahaan mengarahkan strategi untuk memperkuat posisi di berbagai industri, khususnya kebutuhan on-road, dengan mengoptimalkan payload dan jarak tempuh.
Uptime menjadi salah satu aspek yang diperhatikan karena waktu operasional kendaraan berkaitan dengan produktivitas dan bisnis pelanggan. Setiap downtime dinilai berpotensi menghambat operasional dan berdampak pada pendapatan pelaku usaha.
Untuk mendukung layanan purnajual, Isuzu memiliki outlet 2S dan 3S di 130 titik. Ketersediaan suku cadang didukung lebih dari 2.100 part shop dan empat Isuzu Parts Depo.
Isuzu juga menyediakan layanan berbasis digital melalui Isuzu Link dan MyIsuzuID. Layanan tersebut menjadi bagian dari dukungan yang diberikan kepada pelanggan kendaraan komersial.
Di sektor manufaktur, Isuzu Karawang Plant telah mencapai produksi 300 ribu unit. Fasilitas tersebut juga memproduksi UD Trucks sebagai bagian dari ekosistem global Isuzu.
Isuzu TRAGA memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 46,45 persen, Isuzu ELF 33,04 persen dan Isuzu GIGA 38,07 persen. Isuzu juga telah mengekspor lebih dari 4.000 unit ke 25 negara.
Isuzu menyebut pendekatan terhadap pelanggan kini diarahkan pada total cost of ownership, uptime, nilai jual kembali, durability dan dukungan jaringan layanan purnajual. Pendekatan ini menjadi bagian dari strategi perusahaan menghadapi perubahan kebutuhan pelanggan kendaraan komersial.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 5Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 6Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 7Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 8Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 9BGN Hentikan Permanen Operasional Empat Dapur MBG
- 10KPK Buka Peluang Penyidikan Baru Usut Dugaan Aliran Uang ke Pimpinan dan Anggota Komisi VIII DPR






