Marak Kecelakaan, Pengendara Mobil Punya Risiko Besar di Perlintasan KA

AKURAT.CO Mudik dan mobilitas harian membuat banyak pengendara mobil harus melintasi perlintasan kereta api. Namun sejumlah kecelakaan di perlintasan sebidang kembali menjadi perhatian.
Hal itu setelah tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur dipicu taksi online yang mogok dan tertabrak KRL hingga menimbulkan gangguan sinyal.
Peristiwa kecelakaan kereta di kawasan Bekasi Timur menjadi pengingat bahwa keselamatan berkendara tidak hanya bergantung pada infrastruktur.
Dewan Penasehat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno mengatakan kecelakaan di perlintasan sebidang masih didominasi oleh faktor kendaraan dan perilaku pengemudi di jalan.
Ia menilai kecelakaan di perlintasan kereta api seringkali berkaitan dengan faktor kendaraan seperti mogok, muatan berlebih, hingga kesalahan pengemudi dalam mengambil keputusan saat melintasi rel.
Situasi ini dapat berujung fatal karena kereta memiliki jarak pengereman panjang dan tidak dapat berhenti secara mendadak ketika kendaraan berada di jalur rel.
Banyak Kecelakaan Libatkan Mobil
Risiko kecelakaan mobil di perlintasan kereta meningkat akibat pelanggaran pengendara dan masalah teknis kendaraan.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan tahun 2026, tercatat sebanyak 40 kecelakaan terjadi di perlintasan sebidang.
Mayoritas insiden (57,5 persen) terjadi di perlintasan tanpa palang pintu sebanyak 23 kejadian, sementara 17 kejadian lainnya (42,5 persen) terjadi di perlintasan berpalang pintu.
Pemicu utama kecelakaan didominasi oleh perilaku pengendara yang menerobos (34 kasus), diikuti kendaraan mogok (4 kasus), dan keterlambatan penutupan palang pintu (3 kasus).
Dampak kecelakaan ini sangat fatal, merenggut 25 nyawa (61 persen), serta menyebabkan 5 luka berat (12 persen) dan 11 luka ringan (27 persen).
Adapun kendaraan yang terlibat meliputi 22 mobil (55 persen) dan 18 sepeda motor (45 persen).
Djoko yang juga akademisi Program Studi Teknik Sipil Universitas Katolik Soegijapranata menuturkan sejumlah kejadian kendaraan mogok di perlintasan kereta api sering dipicu oleh masalah teknis kendaraan.
Beberapa di antaranya adalah mobil yang tiba-tiba mati mesin saat melintas di rel, sepeda motor yang roda belakangnya tersangkut akibat membawa muatan berat, hingga truk yang tersangkut karena perbedaan elevasi jalan dan rel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 3KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 6Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 7Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 8Link Download Kalender 2027 PDF Lengkap dengan Tanggal Merah, Libur Nasional, dan Cuti Bersama
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah



