Tak Banyak Disadari, Gaya Berkendara Kita Dipantau Sistem Digital, Apa Dampaknya?

AKURAT.CO Kendaraan modern dan aplikasi telematics ternyata mengumpulkan data perjalanan kita, seperti kecepatan, pengereman keras, akselerasi dan rute.
Hal ini untuk fitur keselamatan, navigasi, dan produk asuransi berbasis perilaku (usage-based insurance). Studi IIHS dan laporan regulator menunjukkan telematics bisa memberikan data berguna untuk meningkatkan keselamatan.
Misalnya memberi umpan balik untuk mengurangi kebiasaan berbahaya. Namun pengumpulan data ini menimbulkan isu privasi tentang siapa yang mengakses data, bagaimana disimpan, dan untuk tujuan apa data dijual atau dibagikan?
Di beberapa negara, regulator seperti FTC di AS menyoroti praktik perusahaan otomotif yang mengumpulkan dan membagikan data konsumen tanpa transparansi penuh.
Solusi praktis yakni pengguna harus memeriksa kebijakan privasi, memanfaatkan opsi opt-out bila tersedia, dan mendorong kebijakan yang memberi kontrol lebih pada pemilik kendaraan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 6Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 7Gerindra Buka Pintu Koalisi 2029, Begini Respons PDIP
- 8Prediksi Skor Sevilla vs Barcelona 20 September 2026: Blaugrana Diprediksi Menang
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia




