KURAT.CO Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri berencana mengganti nomor Surat Izin Mengemudi (SIM) dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) mulai tahun 2025.
Direktur Registrasi dan Identifikasi Korlantas Polri, Brigadir Jenderal Yusri Yunus, menyatakan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk menertibkan data pribadi warga dan mendukung program pemerintah dalam menerapkan kebijakan single data berbasis NIK.
"Rencananya tahun depan, InsyaAllah. Untuk kemudahan saja dalam hal data seseorang," ujar Yusri, dikutip dari Antara.com, Minggu (26/5/2024).
Baca Juga: Gerai SIM Keliling Ibu Kota Tersedia di Lokasi Ini
Kebijakan single data akan mempermudah proses pendataan, mengingat NIK bersifat unik dan setiap warga negara hanya memiliki satu NIK. Dengan ini, data dari berbagai layanan seperti KTP, SIM, BPJS dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) akan terintegrasi.
Penggantian nomor SIM dengan NIK juga diharapkan dapat mencegah duplikasi kepemilikan SIM. Saat ini, seseorang dapat memiliki SIM ganda di berbagai wilayah karena hanya menggunakan nomor urut.
"Dengan NIK tadi, petugas akan tau ternyata yang namanya Rahmat sudah punya SIM A di Jakarta, gak bisa lagi bikin di wilayah berbeda," tambahnya.
Meskipun nomor SIM akan diganti menjadi NIK, masyarakat tetap bebas memilih kantor polisi manapun untuk membuat SIM, tanpa terikat pada domisili yang tertera di KTP.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








