Dampak Kasus Rangka eSaF Bikin Harga Motor Honda Kian Anjlok, Yamaha Hingga Suzuki Piye? Aman Kan?

AKURAT.CO Kasus rangka eSaf yang keropos hingga patah tengah ramai diperbincangkan masyarakat.
Pasalya hal tersebut terjadi hanya pada rangka eSaf yang digunakan oleh produk motor buatan Honda seperti Vario dan BeAT.
Kasus rangka eSaF membuat banyak pemilik kendaraan pabrikan Honda khawatir dengan kendaraan miliknya.
Tidak hanya itu, dengan ramainya kasus rangka eSaf yang keropos hingga patah, banyak orang yang ragu untuk membeli produk motor pabrikan Honda.
Baca Juga: Motor Honda Rangka eSAF Rusak Dan Patah? Begini Cara Klaim Garansinya
Untuk menanggapi hal tersebut, PT Astra Honda Motor (AHM) telah mengambil tindakan dengan memberlakukan recall terhadap motor pabrikan Honda yang menggunakan rangka eSaf.
Tidak hanya itu, PT Astra Honda Motor juga telah memberikan garansi rangka selama 5 tahun.
Meski begitu, konsumen masih banyak yang khawatir untuk kembali meramaikan pasar motor pabrikan Honda ini.
Hal tersebut dapat dilihat dari harga motor bekas pabrikan Honda yang anjlok jauh dari harga sebelum kasus rangka eSaf ramai.
Salah satu anjloknya harga motor pabrikan Honda terjadi pada BeAT CBS tipe Delux dan Street.
Baca Juga: Viral Rangka eSAF Milik Honda Vario ‘Rapuh’, Kemendag Minta Klarifikasi AHM
Sebelum ramainya kasus rangka eSaf, Honda BeAT Delux CBS memiliki harga sekitar Rp15,5 juta hingga Rp16 jutaan.
Setelah kasus rangka eSaf ramai, Honda BeAT Delux CBS turun ke harga Rp13 juta hingga Rp14 jutaan.
Begitu pula dengan Honda BeAT tipe Street yang awalnya memiliki harga Rp16 jutaan, kini setelah ramainya kasus rangka eSaf keropos hingga patah hanya memiliki harga sekitar Rp11,1 juta hingga Rp13 jutaan saja.
Kasus rangka eSaf tersebut juga menyebabkan para konsumen lebih perduli untuk mengetahui kondisi motor yang akan mereka beli, mulai dari keadaan rangkanya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







