Tips Jaga Visibilitas Berkendara Di Musim Hujan

AKURAT.CO, Kondisi berkabut ditambah hujan lebat membuat pengendara harus ekstra hati-hati untuk menghindari terjadinya kecelakaan. Apalagi hujan deras seringkali membuat jarak pandang pengendara semakin terbatas.
Oleh karenanya, penting untuk menjaga visibilitas semaksimal mungkin saat berkendara. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga visibilitas. Apa saja itu?
Dilansir dari laman Honda Indonesia, berikut tips visibilitas saat berkendara di musim hujan.
- Gunakan wiper berkualitas baik
Menggunakan wiper yang berfungsi dengan baik merupakan hal yang paling penting. Pasalnya, wiper yang sudah getas tidak dapat menyapu seluruh permukaan kaca dari air dengan maksimal, sehingga kamu akan semakin sulit untuk melihat secara jelas. Untuk itu, pastikan kamu menggunakan wiper dengan kualitas yang baik.
- Nyalakan headlamp dan foglamp
Untuk mendukung visibilitas yang lebih baik selama berkendara, kamu wajib menyalakan headlamp. Selain itu, jangan lupa juga untuk menyalakan foglamp atau lampu kabut.
- Jangan menyalakan lampu hazard
Terkadang, beberapa pengendara mobil menyalakan lampu hazard saat berkendara di tengah hujan. Padahal, hal ini tidak perlu dilakukan. Sebab, lampu hazard berfungsi untuk dinyalakan saat mobil harus menepi karena keadaan darurat untuk memberi aba-aba kepada pengendara lain bahwa mobil sedang bermasalah.
Dengan begitu, lampu hazard lebih tepat dinyalakan saat mobil dalam keadaan diam atau terparkir.
Saat kamu menyalakan lampu hazard ketika mobil melaju, lampu sein otomatis tidak berfungsi dan membuat pengemudi di belakang kebingungan karena tidak bisa menebak pergerakan mobil kamu, apakah akan berjalan lurus, berbelok ke kiri atau ke kanan, sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Sebenarnya, cahaya dari headlamp bagian belakang sudah cukup untuk membuat mobil kamu terlihat oleh pengendara lain.
- Nyalakan AC dan Defogger
Embun yang timbul di kaca saat berkendara disebabkan oleh perbedaan suhu. Di mana suhu di dalam kabin lebih hangat dibandingkan suhu diluar kabin. Embun yang timbul, terutama di kaca bagian depan tentu dapat menyulitkan pandangan pengendara.
Untuk mencegahnya, kamu perlu menyalakan AC saat hujan, sehingga tidak terbentuk embun di kaca mobil. Selain itu, kamu juga bisa mengaktifkan fitur defogger dengan menekan tombol berbentuk simbol tiga garis bergelombang.
Defogger biasanya terpasang pada bagian belakang kaca mobil sebagai kondensator panas. Panas itulah yang bekerja menghilangkan embun pada kaca mobil saat melaju di tengah hujan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 2Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 8Prediksi Skor Bayern vs Arsenal 22 Oktober 2026: Duel Produktivitas dan Pertahanan
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja



