AKURAT.CO Puncak acara Indonesia Modification Expo (IMX) 2021 telah selesai diselenggarakan pada Sabtu (2/10/2021) secara virtual di Jakarta. Sebelumnya, rangkaian road to IMX Series telah berlangsung di Bali 27 Maret 2021, Makassar 5 Juni 2021, dan Pekanbaru 31 Juli 2021. Meski IMX telah selesai, masih ada hal-hal menarik yang bisa dibahas seperti trend modifikasi mobil pada tahun ini.
Tahun ini, trend modifikasi mobil mengacu pada modifikasi yang bisa digunakan sehari-hari. Mobil yang telah dimodifikasi masih bisa dipakai untuk aktivitas sehari-hari. Bukan sekadar hanya untuk ditampilkan saat pameran atau menjadi pajangan di garasi.
"Saat ini sudah tidak zaman lagi memodifikasi mobil dengan ekstrem. Trend modifikasi sekarang mengacu pada trend modif yang bisa digunakan sehari-hari. Jadi, mobil yang dimodifikasi masih bisa dipakai di jalanan dan di bawa nongkrong di hari Minggu bersama teman-teman," ungkap Andre Mulyadi IMX Project Director dalam program live 'Sorotan' via Instagram Akurat.co, Selasa (5/10/2021).
Andre juga mengatakan bahwa modifikasi pada mobil lebih fokus untuk memaksimalkan fungsi dan fitur-fitur yang ada.
"Fokusnya itu mobil bisa digunakan dan fitur -fitur yang ada bisa dimaksimalkan. Esensi dari modifikasi bukan mengurangi fitur, justru menambah dari setiap fitur yang ada pada kendaraan," ujarnya.
Di masa pandemi ini, Andre menyebut tidak ada trend khusus secara spesifik. Yang berubah hanya pada segi perawatan mobil di masa pandemi, seperti mensanitasi mobil secara rutin, dan lain-lain. Sementara itu, trend modifikasi pada tahun lalu lebih simpel dan bisa dikerjakan di rumah.
"Kondisi pandemi tahun lalu tidak seperti sekarang, jadi modifikasi lebih plug and play. Modifikasinya lebih simpel, yang bisa dikerjakan sendiri di rumah," kata Andre.
Saat ditanya apakah hasil modifikasi National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) berbenturan dengan ragulasi pemerintah atau tidak, Andre mengatakan, produk-produk modifikasi tersebut tidak berbenturan dengan regulasi pemerintah. Pihaknya juga sudah mencoba mengadaptasikan dan melakukan workshop agar tidak berbenturan dengan regulasi yang ada.
"Knalpot dan penggantian warna stiker masih proses. Tapi, bagian modifikasi lainnya tidak masalah dengan regulasi yang ada," tandas Andre.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi




