Akurat Logo

5 Kebiasaan Ini Ternyata Membuat Kopling Mobilmu Cepat Rusak

Test User Satu | 8 April 2019, 11:45 WIB
5 Kebiasaan Ini Ternyata Membuat Kopling Mobilmu Cepat Rusak

AKURAT.CO Mobil bertransmisi manual masih menjadi pilihan masyarakat untuk digunakan sehari-hari. Harga yang lebih murah dan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien dibanding mobil matik menjadi alasan utama.

Pada mobil bertransmisi manual, keberadaan kopling sangat penting dalam membantu perpindahan percepatan mobil. Kopling juga berfungsi untuk mengatur perpindahan gigi agar mobil tetap berjalan dengan mulus.

Kopling memiliki beberapa komponen penting, seperti Pedal Kopling, Kampas Kopling, Kabel Kopling, Matahari atau Plendes dan Druk Laher. Apabila terjadi kerusakan pada salah satu komponen tersebut, maka mobil tidak dapat berjalan dengan baik.

Selain itu, kebiasaan saat mengendarai mobil juga menentukan komponen kopling cepat rusak atau tidak. Lantas, apa saja kebiasaan buruk dalam berkendara yang dapat menyebabkan kopling mobil mudah rusak?

Berikut ulasannya seperti dilansir dari laman resmi Daihatsu Indonesia:

1. Melepas dan Menginjak Kopling dengan Kasar

Hal pertama yang menyebabkan kopling mobil anda mudah rusak adalah kebiasaan menginjak dan melepas kopling dengan kasar. Pasalnya, saat anda melepaskan pedal kopling, transmisi mobil belum berpindah sehingga terdengar bunyi kasar pada kopling.

Anda harus memperhatikan keselarasan pedal kopling dengan perpindahan transmisi mobil.

2. Injakan Setengah Kopling

Kebiasaan menginjak setengah kopling seperti saat macet dan berada di tanjakan juga dapat menyebabkan kopling berbau menyengat dan mempercepat kerusakan.

Hilangkan kebiasaan menginjak setengah kopling kalau tidak ingin kopling mobil anda cepat rusak!

3. Terlalu Sering Menginjak Kopling

Menginjak pedal kopling sepanjang perjalanan juga dapat mempercepat kerusakan. Hal itu lantaran kebiasaan tersebut menyebabkan bantalan rilis dan plat kopling lebih mudah aus.

Anda harus lebih memastikan untuk tidak selalu menginjak kopling pada saat berkendara. Terutama pada saat di tanjakan dan kemacetan.

4. Menggantung Pedal Kopling

Ketika jalan menanjak dan macet, biasanya pemilik mobil sering menggantung pedal kopling. Hal ini akan menyebabkan gesekan pada kanvas kopling dan mengakibatkan kopling cepat aus. Selalu perhatikan untuk menghindari menggantung pedal kopling agar tidak cepat rusak

5. Posisi Gigi Transmisi Tidak Sesuai dengan Percepatan Mobil

Kebiasaan menggunakan gigi transmisi yang tidak sesuai dengan percepatan mobil juga dapat mempercepat masalah kerusakan kopling. Misalnya, posisi gigi transmisi berada di gigi satu, akan tetapi kecepatan mobil berada di 30 km/jam. Anda harus lebih menyesuaikan posisi gigi transmisi dengan kecepatan mobil.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.