Viral! Pelari Pose di Tengah Lomba dan Borong Logistik, Langsung Dihukum 2 Tahun

AKURAT.CO Dua peserta Maraton Warisan Dunia Chengdu 2026 di Provinsi Sichuan, China, dijatuhi sanksi larangan bertanding selama dua tahun. Keduanya dinilai melanggar prinsip sportivitas dan etika olahraga.
Asosiasi Atletik Sichuan menyatakan sanksi diberikan setelah video aksi kedua pelari tersebut viral di media sosial Weibo dan menuai kritik luas.
Dalam rekaman yang beredar, seorang pelari perempuan terlihat tiba-tiba berhenti di tengah lomba, lalu melakukan pose split di lintasan sambil membentuk simbol hati dengan tangan, diduga untuk berfoto. Aksi tersebut menyebabkan pelari di belakangnya tersandung dan nyaris terjatuh, sehingga memicu kekhawatiran terkait keselamatan peserta lain.
Sementara itu, seorang pelari pria terlihat membawa tas besar berisi puluhan gel energi yang seharusnya dibagikan di pos penyegaran sepanjang rute lomba.
Asosiasi menyatakan pelari perempuan tersebut melakukan pelanggaran yang mengganggu jalannya lomba dan membahayakan peserta lain. Adapun pelari pria didiskualifikasi serta dicabut peringkatnya karena mengambil dan menyimpan logistik lomba dalam jumlah besar untuk kepentingan pribadi.
“Kedua tindakan tersebut secara serius melanggar prinsip sportivitas dan standar etika,” demikian pernyataan otoritas.
Asosiasi menegaskan perilaku semacam itu merusak keadilan dan keselamatan dalam kompetisi, serta memperingatkan pelanggaran serupa akan ditindak tegas di masa mendatang.
Kasus ini kembali menyoroti tantangan dalam perkembangan budaya lari di China yang semakin pesat, namun juga diwarnai berbagai kontroversi, mulai dari pelanggaran aturan hingga insiden viral yang memicu kekhawatiran soal fair play dan keamanan.
Sebelumnya, seorang ofisial maraton dijatuhi sanksi satu tahun setelah secara tidak sengaja menghalangi pelari yang akhirnya menjadi juara di garis finis dalam lomba di Chongqing.
Pada 2024, penyelenggara setengah maraton Beijing juga membatalkan hasil lomba setelah ditemukan tiga pelari memperlambat langkah di dekat garis finis untuk memberi jalan kepada atlet China, He Jie, menjadi pemenang. Keempatnya kemudian didiskualifikasi dan dicabut medalinya.
Sumber: Independent
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 2Link Live Score Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Skor dan Susunan Pemain Sekarang!
- 3Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Nonton di Sini!
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Kalender Jawa 5 Oktober 2026: Watak Weton Senin Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Link Live Streaming Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Berapa dan Tayang di Mana?
- 7Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 8Prediksi Skor Wales vs Denmark 5 Oktober 2026: Duel Ketat di Cardiff
- 9Refly Harun: Putusan MK Modal Kuat Memakzulkan Gibran
- 10Presiden Prabowo: Satgas PKH Selamatkan Uang Negara Rp52 Triliun dalam Dua Tahun







