Akurat Logo

5 Fakta Suara Dentuman Yang Membuat Geger Warga Sumenep

| 16 Agustus 2023, 23:49 WIB
5 Fakta Suara Dentuman Yang Membuat Geger Warga Sumenep

AKURAT.CO  Baru-baru ini warga Sumenep, Madura, Jawa Timur, dibuat geger dengan suara dentuman misterius yang keluar dari bawah tanah. Setelah kejadian tersebut, timbul beberapa fakta suara dentuman yang menarik untuk diketahui.

Peristiwa yang dikabarkan terjadi pada pukul 09.45 WIB tersebut membuat beberapa warga panik dan khawatir mendengar suara aneh tersebut. Suaranya mirip seperti suara yang sedang melakukan aktivitas penggalian sumur.

Meskipun belum jelas peristiwanya, suara getaran dentuman dapat dirasakan oleh warga hingga sekitar 10 hari.

Fakta Suara Dentuman

Dikutip dari berbagai sumber pada Rabu (16/8/2023), berikut beberapa fakta suara dentuman yang sempat menghebohkan warga Sumenep:

1. Berawal dari bawah tanah

Pakar Geofisika ITS, Dr. Amien Widodo mengungkapkan bahwa asal suara yang terdengar kemungkinan berkaitan dengan adanya gua bawah tanah. Fakta tersebut diperkuat dengan lingkungan tanah desa tersebut yang seringkali mengandung kapur.

Suara dentuman ini dianggap sebagai dugaan yang paling rasional. Adanya gesekan hingga benturan antara material-material di bawah tanah yang menghasilkan bunyi menyerupai dentuman.

2. Terjadi tak hanya sekali

Fakta suara dentuman berikutnya menyatakan bahwa suara dentuman terdengar berulang kali. Menurut kesaksian warga sekitar, suara tersebut mirip dengan ketukan sebuah palu.

Suara dentuman terjadi sejak pukul 09.45 hingga pukul 10.30 WIB pada 12 Aagustus 2023. Warga yang mendengar sontak terkejut dan panik.

3. 5 Rumah yang terdampak

Fenomena dentuman misterius membuat lima kepala keluarga terpaksa harus mengungsi. Lima keluarga diungsikan karena merasa khawatir setelah mendengar dentuman aneh yang tak biasa.

Pihak keluarga direkomendasikan untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

4. Datangkan ahli Geologi

Peristiwa suara dentuman aneh mengakibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep mendatangkan seorang ahli geologi asal Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang.

Selain itu, pihak BPBD juga mendatangkan tim dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). 

5. Tidak berpotensi gempa bumi

Meskipun terdengar mengerikan, namun tidak menyebabkan terjadinya gempa bumi. Hal tersebut telah dikonfirmasi langsung oleh tim dari BMKG.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.