Ini Dia Jurus Jitu Ahmed Zaki dalam Penanganan Covid-19 di Tangerang

AKURAT.CO, Saat ini Kabupaten Tangerang memasuki zona oranye, sebab Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar Zulkarnain bisa dibilang tegas dalam mengambil kebijakan.
Saat itu, Ahmed Zaki langsung mengeluarkan surat edaran yang berisi imbauan antisipasi penularan Covid-19 dengan menutup tempat hiburan selama dua minggu, per 16 s/d 30 Maret 2020 pada awal penularan Covid-19 mulai menyebar.
Selain itu, Satpol PP Kabupaten Tangerang di bawah komandonya langsung bergerak cepat mengantisipasi kerumunan.
Banyak anak muda yang nongkrong dan berpotensi sebabkan kerumunan dibubarkan dengan tegas. Ahmed Zaki merupakan pemimpin yang cepat dalam mengambil keputusan dan pada 23 Maret 2020, dirinya menetapkan Kabupaten Tangerang sebagai daerah tanggap darurat bencana wabah penyakit Covid-19.
Segala cara telah dilakukan Ahmed Zaki dalam penanggulangan pandemic Covid-19 dan masih terus berusaha untuk menjadikan Kapubaten Tangerang membaik. Bagaimana cara dirinya mengantisipasi dan apa yang selama ini dikerjakan Ahmed Zaki?
1. Apa rahasia sukses sehingga kasus Covid-19 di Tangerang bisa melandai?
Kalau berbicara mengenai keberhasilan, sekarang ini kita masih dalam posisi berjuang melawan Virus Covid-19, jadi di tengah pandemi ini saya masih belum merasa berhasil.
Ini masih dalam masa perjuangan kita dan tentu saja kalau bercerita 'Bagaimana sih Kabupaten Tangerang menghadapi virus dan pandemi virus Covid-19 ini?' memang semenjak kasus pertama menetap di Jakarta atau terjadi di Jakarta, pertengahan bulan Maret itu kami pimpinan daerah Tangerang Raya dipimpin oleh pak Gubernur langsung adakan rapat koordinasi waktu itu di Pendopo Kabupaten Tangerang dan memutuskan untuk menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Disana Pak Gubernur sudah me-warning saya, bahwa dengan populasi yang tinggi kemungkinan Kabupaten Tangerang ini akan menjadi derah yang memiliki kasus paling tinggi di Provinsi Banten. Apalagi, sebagian besar masyarakat Kabupaten Tangerang ini kan berinteraksinya dengan Kota Tangerang hampir satu kesatuan wilayah.
Jadi semenjak itu pula ada beberapa hal yang kemudian kita belum tahu dari Maret sampai Juni bahkan Juli itu bagaimana menghadapi keterbatasan APD dan alat-alat medis semua, sumber daya manusia termasuk waktu itu fasilitas kesehatan. Dalam perjalanan waktu di tengah keterbatasan, kemudian juga kepanikan kita, saya harus jujur katakan bahwa kita semua panik waktu itu. Periode Maret, April, Mei, Juni, itu memang di tengah kepanikan.
Dan saat ini dari 23 rumah sakit umum swasta dan 3 Rumah Sakit Umum Daerah kita sudah hampir memiliki 400 ruang kamar perawatan pasien Covid-19. Kemudian kurang lebih hampir 50 ruang ICU yang kita punya. Ditambah lagi dengan fasilitas rumah tingkat tadi yang bisa 220 kamar kita pergunakan untuk pasien Covid-19.
Jadi fasilitas ini yang sekarang kita pakai menjadi tempat perawatan masyarakat yang terpapar Covid-19. Ditambah lagi ketika mereka juga mau isolasi mandiri ya dan itu menjadi tanggung jawab dan perhatian pemerintah.
2. Kira-kira kapan vaksinasi untuk wilayah Kabupaten Tangerang bisa dilaksanakan?
Saya selalu tidak berhenti berdoa vaksin ini bisa kita gelar di bulan Desember. Mudah-mudahan Desember gitu ya.
Walaupun ya kemungkinan di awal Januari juga, tapi kita lihatlah. Saya masih percaya dan juga berharap pemerintah pusat ini benar-benar bisa melaksanakan di bulan Desember.
3. Sekiranya vaksin telah tersedia, bagaimana persiapan Bang Zaki dan jajaran dalam menghadapinya?
Kami ini sudah secara bertahap dan berkala sudah mendata kriteria-kriteria masyarakat yang akan kami berikan prioritas untuk mendapatkan vaksin terlebih dahulu dan ini harus disesuaikan dengan kriteria yang dari pemerintah pusat.
Hanya informasi terakhir apa vaksin ini akan datang secara bertahap. Habis ini saya sudah merencanakan karena ini datang ya bertahap artinya kita akan membuat skala prioritas terlebih dahulu.
Saya juga belum tahu dari jumlah penduduk saya ini berapa yang akan kita berikan vaksin terlebih dahulu. Menurut informasi Banten dari 12 juta akan mendapatkan 8 juta terlebih dahulu. Kalau kita lihat komposisi dari 8 juta Kabupaten Tangerangkan kurang lebih sekitar 30% berarti 30% dari 8 juta yang akan kita dapatkan 10 juta sekian. Setengah dari penduduk Kabupaten.
"Bagaimana dengan setengahnya lagi?' ya berarti sekarang strateginya adalah kita menyusun skala prioritas terlebih dahulu. Kalau dari urutan-urutannya sudah pasti tenaga medis, kemudian juga ke seluruh aspek yang membantu tenaga medis, ya administrasi di rumah sakit Puskesmas dan lain sebagainya.
Kemudian nanti TNI-Polri dan petugas Satpol PP kita memang melayani masyarakat dan juga beberapa mungkin apa namanya petugas-petugas yang langsung menangani. Setelah itu kategori masyarakat,nantinya sudah kita sisir dan dipersiapkan sesuai dengan instruksi dari Bapak Presiden.
4. Siap gak nih Bang Zaki jadi orang pertama yang bakal divaksin?
Kalau masyarakat ragu-ragu ya saya (vaksin) pertama, untuk meyakinkan masyarakat bahwa vaksin ini benar-benar bisa di percaya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 3Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 4ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 5Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 6Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 7Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 8Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag




