Akurat Logo

Apresiasi Pemerintahan Prabowo, Pegiat Ekraf Minta Keterhubungan Pendidikan dengan Dunia Kerja Diperkuat

Wahyu SK | 22 Oktober 2026, 21:07 WIB
Apresiasi Pemerintahan Prabowo, Pegiat Ekraf Minta Keterhubungan Pendidikan dengan Dunia Kerja Diperkuat
Diskusi publik menyoroti pentingnya menghubungkan pembangunan pendidikan dan pengembangan ekonomi kreatif sebagai upaya memperluas kesempatan kerja bagi anak muda. - Foto: Langkah Foundation

AKURAT.CO Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mendapat apresiasi dari pegiat ekonomi kreatif (ekraf) dan pendidikan di Bandung, Jawa Barat.

Sejumlah program di sektor pendidikan dinilai mulai memberikan manfaat, terutama terkait kesejahteraan guru dan perbaikan fasilitas sekolah.

Meski demikian, pemerataan pendidikan, penyederhanaan birokrasi, hingga penciptaan lapangan kerja bagi anak muda masih menjadi pekerjaan yang perlu dituntaskan.

Hal itu dibahas dalam diskusi publik bertajuk "Refleksi 2 Tahun Asta Cita: Menakar Realisasi Ekonomi Kreatif, Solusi Pengangguran Usia Muda di Jawa Barat" yang digelar Langkah Foundation di Haja Space, Kota Bandung, Kamis (22/10/2026).

Diskusi menghadirkan antara lain pegiat ekonomi kreatif dan pendidikan, Muflih Dzakwan; Ketua Cabang PMII Kota Bandung, Wahyu Pratama; serta perwakilan Langkah Foundation Bandung, Muhammad Abudzarr Fairuz.

Muflih menilai salah satu hal positif dalam dua tahun pemerintahan Prabowo adalah perhatian terhadap kesejahteraan guru.

Ia mencontohkan seorang guru honorer yang telah mengabdi selama puluhan tahun dan akhirnya mendapat kesempatan mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG).

"Ketika pergantian kepemimpinan, Pak Prabowo punya semangat untuk menyejahterakan guru. Guru tersebut alhamdulillah terpanggil PPG," ujar Muflih.

Menurutnya, kesempatan mengikuti sertifikasi profesi menjadi penting bagi para tenaga pendidik. Selain mendukung kesejahteraan, langkah tersebut diharapkan turut meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.

Muflih juga mengapresiasi program revitalisasi sekolah yang dinilainya memberikan peluang bagi satuan pendidikan untuk memperbaiki fasilitas.

Baca Juga: Jadi Mesin Pertumbuhan Baru, Pemerintah Bidik Kontribusi Ekonomi Kreatif di Atas 8 Persen dalam PDB

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

W
Reporter
Wahyu SK
W
Editor
Wahyu SK