Akurat Logo

Indonesia dan Mesir Tegaskan Solusi Dua Negara Kunci Perdamaian Palestina

Moehamad Dheny Permana | 11 Oktober 2026, 18:31 WIB
Indonesia dan Mesir Tegaskan Solusi Dua Negara Kunci Perdamaian Palestina
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Mesir, Abdel Fattah El-Sisi, menyampaikan pernyataan pers bersama di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (11/10/2026). - Foto: Biro Pers Setpres

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa solusi dua negara (two state solution) merupakan satu satunya jalan untuk mewujudkan perdamaian di Palestina dan kawasan Timur Tengah.

"Indonesia tetap berpandangan bahwa terwujudnya negara Palestina berdasarkan solusi dua negara merupakan satu-satunya jalan untuk mencapai perdamaian di kawasan tersebut," ujar Presiden Prabowo, dalam pernyataan bersama Presiden Mesir, Abdel Fattah El-Sisi, di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (11/10/2026).

Menurut Presiden Prabowo, Indonesia berkomitmen penuh mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk menentukan nasibnya sendiri dan hidup dalam perdamaian.

Dukungan diwujudkan melalui komitmen Indonesia bersama Mesir untuk terus berkontribusi dalam mendorong proses perdamaian, serta memastikan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina dapat segera diberikan.

"Kami berkomitmen penuh untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina dalam menentukan nasibnya sendiri dan hidup dalam perdamaian," kata Presiden Prabowo.

Baca Juga: Mahmoud Abbas Tunda Pemilu Palestina, Pilpres dan Pemilu Parlemen Dijadwalkan 11 September 2027

Kedua negara juga menaruh perhatian serius terhadap situasi kemanusiaan di Palestina. Khususnya akibat kekerasan dan operasi militer Israel yang menimbulkan korban masyarakat sipil.

Presiden Prabowo menyampaikan keprihatinan atas berbagai tindakan yang dinilai melanggar hukum internasional dan hak asasi manusia. Termasuk tindakan provokatif serta penggunaan kekuatan secara berlebihan.

Ia menyoroti bahwa masyarakat sipil yang tidak bersenjata, termasuk orang tua, perempuan, dan anak-anak terus menjadi korban konflik.

"Penggunaan kekerasan secara berlebihan telah mengakibatkan jatuhnya korban dari kalangan masyarakat yang tidak bersalah," ujarnya.

Selain itu, Presiden Prabowo juga mengecam pembangunan permukiman ilegal Israel yang dinilai semakin memperburuk situasi dan menghambat upaya mewujudkan perdamaian.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.