Gagasan Pengadilan Ad Hoc BUMN Harus Jadi Momentum Bersih-bersih Tata Kelola

AKURAT.CO Gagasan Presiden Prabowo Subianto membentuk pengadilan ad hoc BUMN dinilai tidak semestinya hanya dipandang sebagai upaya memperkuat penindakan hukum.
Gagasan tersebut justru harus menjadi momentum untuk melakukan reformasi menyeluruh terhadap tata kelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Pandangan itu disampaikan Magister Hukum Bisnis Universitas Gadjah Mada, Razikin.
Menurutnya, gagasan Presiden mencerminkan keprihatinan terhadap masih munculnya fraud, penyalahgunaan kewenangan, konflik kepentingan, moral hazard, hingga inefisiensi di sejumlah BUMN.
"Pidato Presiden harus dimaknai sebagai dorongan untuk melakukan reformasi menyeluruh terhadap tata kelola BUMN, bukan semata-mata sebagai upaya memperluas instrumen penegakan hukum," kata Razikin, Selasa (18/8/2026).
Ia menilai penguatan Good Corporate Governance (GCG) harus menjadi fondasi utama pembenahan BUMN.
Prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran harus diterapkan sebagai budaya korporasi, bukan sekadar kewajiban administratif.
Menurut Razikin, langkah awal yang perlu dilakukan adalah audit komprehensif terhadap BUMN yang mengalami kerugian atau penurunan kinerja signifikan.
Audit, kata dia, tidak cukup hanya memeriksa laporan keuangan.
Pemeriksaan juga harus mencakup proses pengambilan keputusan bisnis, manajemen risiko, sistem pengendalian internal, efektivitas fungsi komisaris dan komite audit, struktur anak perusahaan, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
"Audit yang menyeluruh akan memberikan gambaran objektif mengenai akar persoalan yang menyebabkan kerugian BUMN. Dari sana akan diketahui apakah kerugian merupakan konsekuensi risiko bisnis yang wajar, kelemahan tata kelola, kelalaian manajemen, atau justru akibat fraud, penyalahgunaan kewenangan, korupsi maupun benturan kepentingan," ujarnya.
Baca Juga: Karpet Merah untuk Karyawan, PGEO Siapkan 127 Juta Saham di Program MESOP Agustus 2026
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara









