Motor Listrik Nasional Bisa Jadi Langkah Strategis Perkuat Industri Indonesia

AKURAT.CO Rencana Presiden Prabowo Subianto meresmikan program motor listrik nasional merupakan langkah positif dan strategis untuk memperkuat kemandirian industri Indonesia.
“Ini bukan sekadar soal kendaraan listrik, tetapi bagian dari visi besar Presiden Prabowo untuk membangun Indonesia yang semakin mandiri secara ekonomi, teknologi, dan industri. Negara tidak boleh terus-menerus bergantung pada produk dan teknologi dari luar,” ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan dalam keterangannya, Minggu (16/8/2026).
Menurutnya, pengembangan motor listrik nasional menunjukkan agenda hilirisasi dan industrialisasi pemerintahan Prabowo mulai diarahkan pada sektor yang berdampak langsung terhadap masyarakat sekaligus memiliki prospek ekonomi jangka panjang.
“Motor listrik harus kita lihat sebagai bagian dari ekosistem industri nasional. Mulai dari riset dan teknologi, baterai, komponen, manufaktur, hingga jaringan distribusi dan layanan purnajual,” ujarnya.
“Kalau rantai pasoknya semakin banyak dikerjakan di dalam negeri, maka nilai tambah dan lapangan kerja juga semakin besar berada di Indonesia,” lanjutnya.
Dorong Kedaulatan Energi
Iwan mengatakan program motor listrik nasional juga sejalan dengan gagasan kedaulatan energi. Indonesia memiliki sumber daya mineral strategis yang dapat menjadi basis pengembangan industri baterai dan kendaraan listrik.
Karena itu, ia menilai kekayaan sumber daya alam harus diolah menjadi kekuatan industri nasional, bukan sekadar diekspor dalam bentuk bahan mentah.
Baca Juga: Prabowo Dorong Produksi Motor Listrik Nasional Capai 2 Juta Unit
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 3Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat










