Akurat Logo

Ketum PBNU Gus Yahya Temui Menkeu Purbaya, Bahas Investasi dan Program Kemasyarakatan

Lufaefi | 23 Juli 2026, 08:20 WIB
Ketum PBNU Gus Yahya Temui Menkeu Purbaya, Bahas Investasi dan Program Kemasyarakatan
Gus Yahya Bertemu Menteri Keuangan Purbaya (NU Online)

AKURAT.CO Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menerima kunjungan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2026).

Pertemuan yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB itu membahas sejumlah rencana kerja sama investasi bisnis yang tengah dilakukan PBNU dengan sejumlah entitas internasional.

Gus Yahya mengatakan, PBNU berkonsultasi dengan Menteri Keuangan terkait regulasi, saluran yang dapat diakses, serta norma yang harus dipenuhi dalam pelaksanaan investasi.

Baca Juga: Gus Ipul Pastikan Panitia Siapkan Fasilitas untuk Kenyamanan Peserta Muktamar NU ke-35

"Kami konsultasikan dengan Menteri Keuangan terkait regulasi, terkait channel-channel yang akan kami akses, dan apa saja norma-norma yang harus diikuti dalam soal investasi ini," kata Gus Yahya seusai pertemuan.

Menurut Gus Yahya, Menkeu Purbaya menyambut baik langkah tersebut dan membuka ruang untuk membantu NU. Ia menegaskan berbagai kegiatan NU pada dasarnya diarahkan untuk membantu negara dan masyarakat.

"Alhamdulillah, Pak Menteri membuka diri untuk membantu NU dalam hal ini karena bagaimanapun juga, NU dari semua yang dikerjakan tidak ada tujuan selain untuk membantu negara dan masyarakat," ujarnya.

Selain membahas investasi, pertemuan tersebut juga membicarakan potensi pemanfaatan jaringan organisasi NU sebagai saluran untuk mendukung berbagai agenda nasional pemerintah di tengah masyarakat.

Gus Yahya mengatakan, kerja sama melalui jaringan NU telah dilakukan sejak akhir 2022 dan awal 2023 melalui sejumlah program, termasuk Gerakan Keluarga Maslahah.

"Ini sudah kita kerjakan sejak akhir 2022 dan awal 2023, dengan hasil yang bisa kita ukur selama ini melalui berbagai program, seperti Gerakan Keluarga Maslahah dan lain sebagainya," katanya.

"Mudah-mudahan sesudah ini akan disambung dengan inisiatif-inisiatif yang lebih konkret untuk kerja sama NU dengan pemerintah," sambungnya.

Sementara itu, Menkeu Purbaya mengatakan pemerintah akan mempelajari berbagai gagasan investasi yang diinisiasi NU. Ia menyatakan dukungan dapat diberikan sepanjang rencana tersebut berjalan sesuai ketentuan dan menerapkan prinsip pengelolaan risiko yang terkendali.

"Terkait ide-ide investasi akan kita pelajari, kalau memang bisa berjalan sesuai dengan ketentuan yang ada dan prinsipalnya terkendali kita akan support apa yang diinisiasi oleh NU," kata Purbaya.

"Ada beberapa poin pemerintah bisa dukung karena tujuannya baik," tambahnya.

Baca Juga: PWNU Jatim Ungkap Alasan Usung Gus Kikin sebagai Calon Ketua Umum PBNU

Purbaya juga mengatakan kunjungannya ke Gedung PBNU merupakan bagian dari silaturahmi. Ia menyebut kunjungan tersebut menjadi yang pertama sejak dirinya menjabat sebagai Menteri Keuangan.

"(Tujuan datang) Silaturahmi, jadi saya sudah lama enggak ke NU. Dulu saya datang ke sini belum menjadi menteri waktu itu, sekarang menjadi menteri," ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Gus Yahya turut didampingi Wakil Ketua Umum PBNU H Amin Said Husni, Ketua PBNU Rumadi Ahmad, dan Sekretaris Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PBNU Ufi Ulfiah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi