Prabowo Resmikan Lima Bendungan di Indonesia, Layani Irigasi hingga 39 Ribu Hektare

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, meresmikan pembangunan lima bendungan yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia. Kelima bendungan tersebut dibangun dengan total nilai kontrak senilai Rp9,79 triliun.
Kehadiran lima bendungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membangun infrastruktur pengairan di berbagai daerah di Indonesia. Presiden pun menyampaikan rasa syukur atas pembangunan infrastruktur yang membutuhkan waktu, biaya, dan sumber daya yang tidak sedikit.
"Saya bersyukur bendungan ini bisa saya yang resmikan. Tetapi pendahulu-pendahulu saya semua berjasa. Saya selalu ingatkan seluruh bangsa, berpikirlah untuk bangsa, berpikirlah untuk rakyat, berpikirlah untuk kebaikan semua. Berpikirlah untuk seluruh keluarga besar, seluruh rakyat Indonesia," ucap Prabowo, di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/7/2026).
Baca Juga: Prabowo Terbang ke NTB untuk Resmikan Lima Bendungan
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo mengatakan bahwa kelima bendungan dibangun dalam rentang waktu antara tahun 2015 sampai 2025. Pembangunan bendungan ini bukan hanya menghadirkan infrastruktur, tetapi membangun fondasi kedaulatan bangsa dan negara.
"Melalui lima bendungan ini, Bapak, Bapak telah mendorong kemandirian bangsa dalam mendukung Asta Cita Bapak, khususnya terkait dengan ketahanan pangan, ketahanan energi, dan ketahanan air," kata Dody.
Adapun kelima bendungan yang diresmikan, yaitu:
1. Bendungan Meninting memiliki kapasitas tampungan 9,91 juta meter kubik dengan luas genangan 46,16 hektare;
2. Bendungan Keureuto di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, memiliki kapasitas tampungan 215,94 juta meter kubik dengan luas genangan 896,39 hektare;
3. Bendungan Rukoh di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, memiliki kapasitas tampungan 128,65 juta meter kubik dengan luas genangan 700 hektare;
4. Bendungan Jlantah di Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah, memiliki kapasitas tampungan 10,97 juta meter kubik dengan luas genangan 50 hektare;
Baca Juga: Hadapi El Nino, Kementerian PU Optimalkan Bendungan dan Jaringan Irigasi di Jabar
5. Bendungan Sidan di Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, memiliki kapasitas tampungan 5,76 juta meter kubik dengan luas genangan 37,15 hektare.
Secara umum, kelima bendungan ini memiliki empat fungsi utama, yaitu untuk mendukung layanan irigasi dengan luas 39.540 hektare dan penyediaan air baku 3,6 meter kubik per detik.
Selain itu, bendungan ini juga berfungsi untuk pengendalian banjir terutama di daerah hilir dari bendungan dan juga untuk penyediaan energi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Tiba di Jakarta, Ryan Giggs Terkesan 'Kehebohan' Penggemar Sejak di Bandara
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan






