Rekayasa Lalu Lintas HUT ke-499 Jakarta, Cek Rute Alternatif dan Jalan yang Terdampak

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta pada Sabtu (27/6/2026). Acara yang dipusatkan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, diperkirakan akan menarik ribuan pengunjung.
Untuk mendukung kelancaran acara sekaligus menjaga arus lalu lintas tetap terkendali, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas secara bertahap dan situasional di sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi selama acara berlangsung.
Baca Juga: Cara Nonton Live Streaming Mesir vs Iran Piala Dunia 2026, Resmi di TVRI dan HP
Jadwal Malam Puncak HUT Jakarta ke-499
Perayaan malam puncak HUT Jakarta berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 22.00 WIB di kawasan Bundaran HI.
Sementara itu, pengaturan dan rekayasa lalu lintas diberlakukan lebih awal, yakni mulai pukul 14.00 hingga 23.00 WIB untuk mengantisipasi meningkatnya volume kendaraan selama acara berlangsung.
Dishub DKI Jakarta juga mengerahkan sekitar 475 personel yang akan bertugas mengatur lalu lintas, memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta memastikan mobilitas kendaraan tetap berjalan dengan aman.
Daftar Ruas Jalan yang Berpotensi Terdampak
Selama pelaksanaan acara, sejumlah ruas jalan di sekitar Bundaran HI diperkirakan mengalami pengaturan lalu lintas. Beberapa di antaranya meliputi:
Jalan Jenderal Sudirman, khususnya ruas Bundaran HI hingga Dukuh Atas.
Jalan MH Thamrin.
Jalan M Mashabi.
Jalan Sutan Syahrir.
Jalan Imam Bonjol.
Jalan Kotabumi.
Jalan Teluk Betung.
Jalan Sumenep.
Meski demikian, Dishub memastikan Jalan Kebon Sirih dan Jalan KH Wahid Hasyim tetap dapat dilalui kendaraan dari kedua arah sehingga masyarakat masih memiliki akses menuju kawasan sekitarnya.
Baca Juga: Kalender Jawa 27 Juni 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon, Sabar tapi Sulit Mengalah
Rute Alternatif yang Disiapkan Dishub
Untuk mengurangi kepadatan kendaraan di pusat kota, Dishub DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif.
Pengendara dari arah Harmoni menuju Semanggi dapat melalui Jalan Ir H Juanda, Jalan Suryopranoto, Jalan KH Mas Mansyur, kemudian melanjutkan perjalanan ke Jalan Prof Dr Satrio sebelum kembali ke Jalan Jenderal Sudirman.
Sementara itu, kendaraan dari arah Tugu Tani menuju Harmoni disarankan melewati Jalan M.I. Ridwan Rais, Jalan Medan Merdeka Timur, Jalan Medan Merdeka Utara, dan Jalan Majapahit.
Bagi pengendara dari kawasan Tanah Abang menuju Tugu Tani, tersedia dua pilihan jalur, yakni melalui Jalan Jati Baru Raya menuju Jalan Kebon Sirih atau melalui Jalan Fachrudin, Jalan KH Wahid Hasyim, kemudian Jalan Agus Salim.
Dishub DKI Jakarta mengimbau masyarakat yang memiliki aktivitas di kawasan pusat Jakarta agar menyesuaikan jadwal perjalanan selama berlangsungnya malam puncak HUT Jakarta.
Penggunaan rute alternatif juga disarankan untuk menghindari kepadatan lalu lintas, terutama pada sore hingga malam hari ketika jumlah pengunjung diperkirakan meningkat.
Bagi masyarakat yang hendak menghadiri perayaan, menggunakan transportasi umum dapat menjadi pilihan agar perjalanan lebih praktis sekaligus membantu mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar Bundaran HI.
Baca Juga: Komisi III DPR Dukung Peningkatan Kinerja BNN, Apalagi dalam Deteksi Narkotika Cair
Dishub menegaskan bahwa pengaturan lalu lintas akan diterapkan secara fleksibel sesuai kondisi di lapangan. Apabila terjadi peningkatan arus kendaraan atau lonjakan jumlah pengunjung, petugas akan melakukan penyesuaian rekayasa lalu lintas demi menjaga kelancaran mobilitas dan keamanan selama acara berlangsung.
Karena itu, masyarakat diharapkan mengikuti arahan petugas di lapangan serta memperhatikan informasi terbaru terkait kondisi lalu lintas sebelum melakukan perjalanan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 4Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 5Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 6Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 7Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2, Cek Jadwal Garuda di Final FIFA ASEAN Cup 2026!
- 8Prediksi Spanyol vs Kroasia di UEFA Nations League: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah







