Prabowo Siap Buka Ekspor Bahan Pangan Selama Tak Merugikan Petani

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, menyatakan Indonesia berkenan membuka ekspor berbagai komoditas pangan dan pupuk ke sejumlah negara selama tidak merugikan petani di dalam negeri.
Saat ini, Indonesia mulai mengeskpor sejumlah komoditas karena permintaan dari negara lain terhadap produk pertanian Indonesia terus meningkat. Salah satunya komoditas pupuk yang mengalami surplus, sehingga dapat memenuhi kebutuhan negara lain yang mengajukan permintaan.
"Alhamdulillah, kita sekarang sudah mulai ekspor. Dan mereka (negara lain) minta apakah boleh kita jual ke mereka. Saya bilang jual, kirim ke mereka," ujar Prabowo saat berpidato pada acara Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, dikutip Kamis (25/6/2026).
Baca Juga: Ekspor Baja ke Kanada Bukti Hilirisasi RI Tembus Rantai Global
Selain pupuk, Prabowo menyebut banyak negara juga meminta pasokan beras dan jagung dari Indonesia. Kondisi tersebut menunjukkan peningkatan kapasitas produksi sektor pertanian nasional.
"Negara-negara banyak yang minta pupuk dari kita. Negara-negara lain banyak minta beras dari kita. Jagung dari kita," katanya.
Meski demikian, dia menegaskan kebijakan ekspor harus tetap memperhatikan kesejahteraan petani. Dia menekankan ekspor dapat dilakukan selama harga yang diterima petani menguntungkan dan tidak menimbulkan kerugian.
Baca Juga: Mendag Ingin Waralaba Jadi Mesin Baru Ekspor RI
"Silakan. Asal harganya benar," tegas Prabowo.
Di hadapan para petani, Prabowo juga menanyakan kondisi keuntungan yang saat ini mereka peroleh. Menurutnya, kepentingan petani harus menjadi prioritas dalam setiap kebijakan pertanian dan perdagangan pangan.
"Petani jangan rugi. Betul? Bagaimana sekarang? Petani sudah cukup untung? Sudah belum? Sudah? Mau untung lagi? Ya pasti," ujar Prabowo disambut tepuk tangan para petani.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah






