Kisah Inspiratif UMKM Lampung, Yulianti Sukses Kembangkan Usaha Kue Berkat Dukungan BRI

AKURAT.CO Ketekunan dan keberanian memulai dari skala kecil mengantarkan Yulianti Yusup, pelaku usaha kue semprong dan kue kering asal Lampung, menapaki perjalanan bisnisnya.
Dari tangan terampil Yulianti, usaha ini berkembang dan semakin dikenal pasar hingga kebanjiran pesanan. Di balik majunya usaha tersebut, dukungan pembiayaan dan pendampingan dari BRI turut memperkuat langkah usahanya.
Yulianti bercerita, dimulai dari dapur rumahan yang ia miliki serta dengan modal terbatas dan resep keluarga, ia memulai usaha kue dengan menjual produk kepada tetangga dan pasar sekitar.
Seiring waktu, kualitas produk yang terjaga serta kepercayaan pelanggan mendorong peningkatan permintaan secara signifikan.
“Saya berusaha menggunakan pengetahuan saya untuk mengembangkan produk kue yang diminati warga sekitar. Alhamdulillah banyak yang suka. Biasanya momen Ramadan dan Lebaran menjadi puncak pesanan. Permintaan kue semprong dan kue kering meningkat seiring kebutuhan masyarakat akan hidangan Lebaran maupun bingkisan untuk kerabat. Kondisi ini membuat aktivitas produksi meningkat drastis dibandingkan hari biasa,” ujarnya.
Di sisi lain, meski aktivitas produksi menjelang Lebaran menjadi lebih padat, justru periode ini menjadi momen paling berkesan bagi Yulianti. Pasalnya, di tengah kesibukan memenuhi pesanan, ia melihat peluang untuk melibatkan lebih banyak warga sekitar agar seluruh pesanan dapat terpenuhi tepat waktu. Kondisi tersebut tidak hanya mendukung kelancaran operasional usaha, tetapi juga mampu memberikan tambahan penghasilan bagi masyarakat yang terlibat.
“Walaupun produksinya jadi lebih padat, di situ saya malah merasa paling senang, karena bisa berbagi kesempatan dengan warga sekitar untuk menambah penghasilan, sehingga mereka ikut merasakan manfaatnya. Itu yang paling berarti bagi saya,” ucap Yulianti.
Ia juga menyebut, di balik pertumbuhan usaha tersebut, dukungan BRI menjadi faktor penting yang memperkuat fondasi bisnis Yulianti. Melalui akses pembiayaan mikro, BRI membantu meningkatkan kapasitas produksi, yang mencakup pembelian bahan baku hingga pengadaan kelengkapan alat masak, sehingga usaha dapat berkembang lebih optimal.
Tidak hanya dari sisi permodalan, BRI juga memberikan kemudahan dalam transaksi melalui layanan digital seperti QRIS. Layanan ini memudahkan pelanggan dalam melakukan pembayaran, sekaligus mendorong usaha menjadi lebih modern dan efisien.
“Meski saya pelaku usaha kecil, namun saya tetap didampingi oleh BRI dan merasakan manfaat atas kehadiran BRI. Kami dibantu diajarkan oleh petugas BRI mengenai pengelolaan keuangan dan kiat mengembangkan usaha. Dukungan ini menjadi kunci bagi saya untuk dapat tumbuh,” ujarnya.
Ke depan, Yulianti berharap usahanya dapat terus berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas. Ia juga berkomitmen untuk terus memberdayakan masyarakat sekitar melalui penciptaan lapangan kerja. “Harapannya usaha ini bisa semakin dikenal luas dan terus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.
Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengungkapkan sosok Yulianti merupakan cerminan Kartini masa kini, perempuan tangguh yang menjadi penggerak ekonomi negeri.
“Dengan dukungan berkelanjutan dari BRI, kisah Yulianti menjadi bukti bahwa usaha UMKM perempuan yang dikelola dengan ketekunan dan didukung oleh ekosistem yang tepat, akan mampu tumbuh, berdaya saing, serta memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat,” pungkas Akhmad.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 2Pengurus PCNU Serahkan Bukti dan Kembalikan Uang Risywah Muktamar ke KPK
- 3Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 4Daftar 26 Produk Indonesia yang Disebut Diboikot di Malaysia Usai FIFA ASEAN Cup 2026
- 5Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 6Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 7Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 8Di Balik Sukses Emil Audero di Final, Ada Rasa Cemas yang Dirasakan Sang Ayah
- 9Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara
- 10Peluang Gibran di Pilpres 2029 Tetap Terbuka Lebar Meski Lawan Politik Terus Bermanuver







